Diduga Jatuh dari Pohon, Seorang Petani Ditemukan Tewas
Digtara.com | KUPANG – Simon Bulan (70) warga RT 06/RW 03 Desa Benu Kecamatan Takari Kabupaten Kupang provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan tewas pada Jumat (9/8) pagi sekitar pukul 07.30 wita.
Baca Juga:
Korban Simon pertama kali ditemukan oleh ketua RT setempat, Tertius Neno dan istrinya saat berada di kebun mereka di Desa Benu Kecamatan Takari Kabupaten Kupang.
Tertius dan istri mengaku melihat korban yang berada di dekat pohon asam dan sudah meninggal dunia. Korban diduga jatuh dari pohon asam di dekat lokasi kejadian. Tertius kemudian ke kantor polisi di Polsek Takari melaporkan kejadian ini.
Anggota polisi dari Polsek Takari menghubungi petugas puskesmas Takari dan bersama-sama menuju ke tempat kejadian perkara.
Hasil visum luar sementara oleh dokter puskesmas Takari, dr Margreth Abletara Banurea menyatakan bahwa korban mengalami luka pada bagian mulut dan pipi kanan akibat benturan dengan tanah saat jatuh dari pohon.
Tim medis juga menegaskan tidak ada tanda-tanda kekerasan/penganiayaan di seluruh tubuh korban.
Korban diduga jatuh dari atas pohon asam. Selama ini korban juga mengidap sakit kusta.
Pihak keluarga korban menerima kematian korban dan tidak mempermasalahkannya dengan menandatangani surat pernyataan.
Kapolres Kupang AKBP Indera Gunawan SIK melalui Kasat Reskrim Polres Kupang Iptu Simson Led Libranos SH mengaku kalau selain sakit, korban juga terjatuh dari pohon asam.
“Selama ini korban memang sakit dan jatuh sebelum ditemukan. Ada luka pada wajah dan mulut korban akibat benturan pada tanah saat korban jatuh,” tandasnya.[win]
Kapolres Kupang Minta Kapolsek Dukung Program Pemerintah
Jual Beli Sapi di Kupang Timur Berujung ke Proses Hukum
Cek Ketersediaan Pangan di Pasar, Polres Kupang dan Disperindag Temukan Harga Masih Sesuai HET
Polres Kupang Segera Punya Gedung Reskrim dan PPA Yang Baru
Ratusan Personel Polres Kupang Siaga Saat Libur Peringatan Isra Mi'raj