Jumat, 23 Februari 2024

Tugas Perbantuan Berakhir, 600 Personil Polda NTT Dipulangkan

Imanuel Lodja - Rabu, 03 Juli 2019 13:33 WIB
Tugas Perbantuan Berakhir, 600 Personil Polda NTT Dipulangkan

digtara.com | KUPANG – Sebanyak 600 orang personil Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) yang selama tiga bulan terakhir diperbantukan (Bawah Kendali Operasi/BKO) ke Polda Metro Jaya dalam rangka pengamanan rekapitulasi suara dan sidang perselisihan hasil pemilu 2019, akhirnya dipulangkan.

Baca Juga:

600 orang personel yang terdiri dari 300 orang anggota Sabhara dan 300 orang anggota Sat Brimob itu, dipulangkan dengan menggunakan dua pesawat komersil. Mereka tiba di Bandara El Tari Penfui Kupang sekitar pukul 02.10 WITA dan pukul 04.05 WITA, Rabu (3/7/2019).

Kedatangan ratusan anggota Polda NTT ini diterima Karo Ops Polda NTT Kombes Pol Rudi Kristantyo dan Kasat Brimob Polda NTT Kombes Pol Deunijio de Fatima.

Kapolda NTT, Irjen Pol Raja Erizman, mengatakan, 600 orang personelnya itu telah menunjukkan dedikasi yang baik selama tiga bulan penugasan di Jakarta. Ia pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas tugas-tugas BKO yang sudah dilakukan anggotanya dalam rangka mengamankan hasil Pilpers dan sidang MK yang berjalan baik.

Dalam pelaksanaan tugas, tidak ada hal krusial dan anggota Polda NTT sudah menjaga nama baik Polda NTT.

“Saya mengapresiasi anggota yang BKO di Polda Metro Jaya dan ini menjadi sejarah bagi Polda NTT karena personil Polda NTT ditugaskan selama tiga bulan dan mereka meninggalkan keluarga,” tambah mantan Kadivkum Polri ini.

Kapolda juga bangga dengan relasi anggota Polda NTT dengan anggota lain maupun anggota TNI selama melakukan pengamanan. Yang lebih membanggakan, personil Polda NTT ditempatkan di garis terdepan selama pengamanan di kantor Bawaslu RI.

Disisi lain, Kapolda juga salut dengan anggota Polda NTT yang begitu sabar mengamankan pendemo dan kondisi keamanan di sekitar  Bawaslu RI dan tetap sabar walaupun diserang saat kerusuhan.

Ia mengakui kalau anggota Polda NTT benar-benar menjalankan arahan agar saat bertugas tidak arogan dan anggota melakukan itu dengan sabar mengamankan kantor Bawaslu RI.

Ratusan personil Polda NTT ini sudah dikirim sejak 17 Mei 2019 lalu. Personil Polda NTT ini melakukan pengamanan penetapan hasil Pemilu 2019 di Kantor KPU RI, Jakarta pada 22 Mei 2019 lalu. Para personil Polda NTT ini disiagakan di sekitar kantor KPU dan Bawaslu RI.  Pengamanan dilakukan personil Polda NTT hingga tanggal 30 Juni 2019 hingga akhir sidang di MK RI.

Sebelumnya, Polda NTT mengirimkan ratusan personelnya ke Polda Metro Jaya Jakarta, untuk membantu pengamanan di Polda Metro Jaya. Pada April lalu, 200 personel sudah dikirimkan, dan pertengahan bulan Mei lalu, personel dari Polda NTT berjumlah 400 personel kembali akan diberangkatkan ke Polda Metro Jaya.

Dikirimnya personel Polda NTT untuk membantu pengamanan di Jakarta, bukan berarti bahwa situasi keamanan di Jakarta dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Pengiriman personel  bertujuan untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan. Seluruh sudut ibu kota negara ditempatkan semua personel untuk menjaga keamanan, dengan pasukan yang diperbantukan dari berbagai Polda di Indonesia.

[AS]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Imanuel Lodja
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru