Minggu, 22 Februari 2026

MPR Dukung Kampung Haji Indonesia, Jemaah Dinilai Lebih Tenang dan Aman Beribadah di Mekah

Arie - Jumat, 19 Desember 2025 19:48 WIB
MPR Dukung Kampung Haji Indonesia, Jemaah Dinilai Lebih Tenang dan Aman Beribadah di Mekah
suara.com
Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid.

digtara.com - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan Kampung Haji Indonesia di Mekah, Arab Saudi. Menurutnya, keberadaan Kampung Haji dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan psikologis bagi jemaah haji asal Indonesia.

Baca Juga:

Selama ini, jemaah haji Indonesia kerap menempati pemondokan yang tersebar di berbagai wilayah Mekah. Kondisi tersebut dinilai menyulitkan, terutama bagi jemaah lanjut usia, jemaah yang baru pertama kali ke luar negeri, serta mereka yang tidak menguasai bahasa Arab.

"Dengan Kampung Haji, jemaah berada dalam satu kawasan. Ini menciptakan rasa aman dan nyaman secara psikologis karena mereka tidak khawatir tersesat," ujar Hidayat dalam keterangan tertulis, Jumat (19/12/2025).

Ia mengungkapkan, kasus jemaah tersesat saat kembali ke pemondokan kerap terjadi pada musim haji sebelumnya akibat jarak penginapan yang berjauhan. Konsep kawasan terpadu Kampung Haji diyakini dapat menekan risiko tersebut.

Baca Juga:
Tingkatkan Akses Layanan Kesehatan Jemaah

Selain faktor kenyamanan, Hidayat menilai Kampung Haji juga berpotensi meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi jemaah. Ia menyoroti tingginya angka wafat jemaah Indonesia di Mekah pada beberapa musim haji terdahulu, yang salah satunya dipicu keterlambatan penanganan medis akibat jauhnya jarak ke rumah sakit.

"Jika pemondokan terintegrasi dengan fasilitas kesehatan dan rumah sakit, penanganan jemaah yang sakit bisa dilakukan lebih cepat dan efektif," jelasnya.

Hidayat menambahkan, apabila Kampung Haji dibangun di kawasan Jabal Umar yang relatif dekat dengan Masjidil Haram, jemaah akan lebih mudah menjalankan ibadah tanpa kelelahan berlebihan. Mobilitas jemaah juga akan didukung layanan Bus Shalawat untuk antar-jemput menuju Masjidil Haram.

Dinilai Efisien dan Tekan Biaya Haji

Dari sisi pembiayaan, Hidayat menilai Kampung Haji berpotensi menekan biaya penyelenggaraan ibadah haji tanpa mengurangi kualitas layanan. Efisiensi tersebut dapat dicapai melalui skema sewa jangka panjang atau multiyears, menggantikan pola sewa tahunan yang selama ini diterapkan.

Baca Juga:
"Dengan sistem multiyears, biaya bisa ditekan secara signifikan dan manfaatnya langsung dirasakan oleh jemaah," katanya.

Ia juga menekankan bahwa Kampung Haji tidak hanya dimanfaatkan saat musim haji yang berlangsung sekitar tiga bulan, tetapi juga dapat digunakan untuk melayani jemaah umrah Indonesia di luar musim haji.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Irjen Kemenhaj Dendi Minta Petugas Haji Disiplin dan Jaga Kekompakan, Jangan Sampai Menerima Honor Lalu Menghilang

Irjen Kemenhaj Dendi Minta Petugas Haji Disiplin dan Jaga Kekompakan, Jangan Sampai Menerima Honor Lalu Menghilang

Diklat PPIH 2026 Mau Berakhir, Tak Ada Perlakuan Istimewa Kepada Peserta

Diklat PPIH 2026 Mau Berakhir, Tak Ada Perlakuan Istimewa Kepada Peserta

Puncak Armuzna 2026 Agar Berjalan Efektif dan Maksimal, Petugas yang Sudah Berhaji Langsung Diberangkatkan ke Mina

Puncak Armuzna 2026 Agar Berjalan Efektif dan Maksimal, Petugas yang Sudah Berhaji Langsung Diberangkatkan ke Mina

Muncul Kekhawatiran Haji Khusus Tak Berangkat, Kemenhaj Pastikan Proses Pelunasan dan PK Haji Khusus Tuntas Sesuai Tenggat Saudi

Muncul Kekhawatiran Haji Khusus Tak Berangkat, Kemenhaj Pastikan Proses Pelunasan dan PK Haji Khusus Tuntas Sesuai Tenggat Saudi

Rinto Subekti Sosialisasikan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Modal Sosial Pembangunan Daerah

Rinto Subekti Sosialisasikan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Modal Sosial Pembangunan Daerah

Ekonomi Tangguh, Bangsa Utuh: Rinto Subekti Kuatkan Pilar Kebangsaan di Wonogiri

Ekonomi Tangguh, Bangsa Utuh: Rinto Subekti Kuatkan Pilar Kebangsaan di Wonogiri

Komentar
Berita Terbaru