Tjahjo: Pecat ASN Terlibat Penjualan Vaksin COVID-19!

Sabtu, 22 Mei 2021 10:55
ist/digtara
Para tersangka penjual vaksin saat dipertontonkan ke media

digtara.com – Tak main-main. Kasus penjualan vaksin COVID-19 di Sumatera Utara oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) disorot Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo. Ia minta agar ASN alias PNS yang terlibat segera dipecat.

Dia sangat menyesalkan adanya oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut. Ketiganya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan setelah dilakukan pemeriksaan. Sementara satu orang lainnya dari perusahaan properti.

“PNS tersebut harus mendapatkan hukuman yang setimpal jika terbukti bersalah. Mereka saya usulkan dipecat,” ujar Menteri Tjahjo di Jakarta, Sabtu (22/05).

Berdasarkan Undang-undang Nomor 5/2014 tentang ASN dan PP Nomor 11/2017 tentang Manajemen PNS, jika terbukti bersalah, PNS yang melakukan tindak pidana dapat diberhentikan tidak dengan hormat. Sambil menunggu proses hukum selesai, PNS dimaksud dapat diberhentikan sementara sebagai PNS.

Tjahjo ingin agar dilakukan penegakan hukum yang tegas bagi PNS yang terbukti melakukan tindak pidana supaya menimbulkan efek jera.

“Kita harus tegas penegakan aturan ASN agar hal seperti ini tidak terjadi lagi di masa depan,” tegasnya.

Laman: 1 2

Berita Terkait