Lima Hari Dirawat, Pelaku Pembunuhan di Tapteng Meninggal Dunia, Penguburannya Ditolak Warga

Minggu, 24 Juli 2022 12:08
suara.com
Lima Hari Dirawat, Pelaku Pembunuhan di Tapteng Meninggal Dunia, Penguburannya Ditolak Warga

digtara.com – Pelaku pembunuhan sadis yang coba bunuh diri di Tapanuli Tengah (Tapteng) berinisial MS (55) akhirnya meninggal dunia.

MS meninggal setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Pandan, Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut) selama lima hari.

Diketahui, MS menghabisi nyawa korban HS (60) dengan menusuknya pakai pisau secara membabi buta, di sebuah warung kopi di Desa Rampah, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapteng, Selasa (19/7/2022).

Usai membunuh HS, pelaku kemudian mencoba bunuh diri dengan menyayat lehernya pakai pisau hingga sekarat dan dilarikan ke rumah sakit.

Baca: TERUNGKAP! Penyebab Warga Tapteng Bunuh Diri Usai Membunuh Kerabat

Menurut polisi, motif pembunuhan ini karena pelaku cemburu karena korban berbicara dengan istrinya.

“Iya, pelaku berinisial MS sudah meninggal dunia, pada Sabtu (23/7/2022) sore kemarin di RSU Pandan,” kata Kasi Humas Polres Toba AKP Horas Gurning, melansir suara.com, Minggu (24/7/2022).

Ia mengatakan warga di Desa Rampah menolak jenazah pelaku untuk dikebumikan di sana.

Baca: Diduga Karena Masalah Sepele, Warga Tapteng Ini Dibacok hingga Tewas

“Warga masyarakat dan Raja Huta Desa Rampah Kecamatan Sitahuis Kabupaten Tapanuli Tengah tidak memperbolehkan jenazah MS untuk dikebumikan di Desa Rampah,” kata Horas.

Karena adanya penolakan maka jenazah pelaku dipindahkan ke lokasi lain yakni di Adian Koting di Kabupaten Tapanuli Utara.

Laman: 1 2

Berita Terkait