Minggu, 14 April 2024

Lagi-lagi, Ijazah Presiden Jokowi dari UGM Dibilang Palsu

Arie - Senin, 28 September 2020 07:59 WIB
Lagi-lagi, Ijazah Presiden Jokowi dari UGM Dibilang Palsu

digtara.com – Lagi-lagi, keaslian Ijazah Sarjana presiden Joko Widodo (Jokowi) dipermasalahkan. Beredar postingan di media sosial dengan narasi yang mengklaim kalau ijazah Presiden Joko Widodo atau Jokowi dari UGM adalah palsu.

Baca Juga:

Klaim tersebut dibagikan oleh pemilik akun Faceboook Edward Junior dengan menyertakan foto dua ijazah yang berasal dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Foto ijazah pertama adalah milik Bambang Nurcahyo Prastowo dari Faultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Sementara satu lagi adalah milik Jokowi dari Fakultas Kehutanan.

Diantara kedua Ijazah tersebut tidak ada kesamaan. Namun yang menjadi perbedaan mencolok adalah, Ijazah milik Bambang Nurcahyo Prastowo ditulis dengan huruf balok. Sementara Ijazah Jokowi ditulis dengan huruf tegak bersambung.

Salah satu keterangan dalam foto tersebut bertuliskan “Ijazah boleh palsu, giliran Ulama harus disertifikasi.”

Baca: Jokowi: Realisasi Program Perlindungan Sosial Berjalan dengan Baik

Berikut narasi yang juga tertera dalam unggahan tersebut:

“GUA PENGUASA, NAPE LO…!!!

JANJI BOLEH PALSU
JATIDIRI BOLEH PALSU
IJAZAH BOLEH PALSU
IBU KANDUNG BOLEH PALSU

GILIRAN ULAMA HARUS DISERTIFIKASI”

Lantas benarkah klaim tersebut?

Penjelasan

Berdasarkan cek fakta dan penelusuran turnbackhoax.id, klaim yang mengatakan bahwa ijazah Presiden Jokowi tersebut salah.

Faktanya, pihak Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta telah menegaskan bahwa ijazah sarjana dari Presiden Jokowi asli.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat UGM, Wiwit Wijayanti mengatakan ijazah Jokowi dikeluarkan pada 5 November 1985. Ijazah tersebut ditandatangani oleh Dekan UGM, Prof. Dr Soenardi Prawirohatmodjo M.S, M.D dan Rektor UGM Prof DR T Jacob M.S, M.D.

“Ijazah dikeluarkan setelah beliau berhasil menempuh pendidikan sarjana selama lima tahun,” ucap Wiwid.

Sebelum mendapatkan gelar, Jokowi terlebih dulu mengikuti ujian skripsi pada 23 Oktober 1985. Adapun judul skripsi tersebut adalah “Studi Tentang Pola Konsumsi Kayu Lapir Pada Pemakaian Akhir di Kotamadya Surakarta”.

Baca: Putra Jokowi Dipercaya Jadi Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna

Kala itu, Presiden Jokowi dibimbing oleh Profesor Achmad Soemitro dengan Dekan Fakultas Kehutanan saat itu yakni Profesor Soenardi Prawirohatamdjo pada 1985.

Sementara itu, ijazah yang diunggah oleh sumber klaim memang benar milik Bambang Nurcahyo Prastowo dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UGM. Foto ijazah yang sama telah diunggah di situs resmi Bambang Nurcahyo Prastowo.

Baca: Resmi Beroperasi, Jokowi Sampaikan Pesan Untuk Tol Pekanbaru-Dumai

Sementara untuk ijazah atas nama Joko Widodo dari Fakultas Kehutanan UGM, salah satunya diunggah dalam artikel berjudul “Bertemu di UGM, Presiden Jokowi Cerita Galaknya Dospem Skripsi” di situs netz.id pada 19 Desember 2017 silam dan diberi keterangan “Fotokopi ijazah sarjana Presiden Jokowi yang dipajang di pameran Fakultas Kehutanan UGM”.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan cek fakta yang ada, dapat disimpulkan bahwa klaim yang mengatakan bahwa ijazah Presiden Jokowi palsu tersebut tidak benar.

Unggahan yang mengklaim ijazah Jokowi palsu itu masuk dalam kategori Konten yang Menyesatkan.

Sebenarnya, persoalan asli atau palsu Ijazah presiden Jokowi pernah hangat dibicarakan pada tahun 2015 lalu.

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru