Efek Omnibus Law, IHSG dan Rupiah Menguat Tajam

Selasa, 06 Oktober 2020 10:17
Internet
Kegiatan pergerakan positif Bursa Indonesia.

digtara.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung melesat diatas level psikologis 5.000 pada pembukaan perdagangan pagi ini. IHSG pada sesi pembukaan langsung menguat ke level 5.004,40. Dan sejauh ini masih bertahan di atas level tersebut.

“IHSG menguat tajam seiring dengan telah disepakatinya RUU Omnibuslaw yang diyakini akan menarik minat investor untuk berinvestasi di tanah air,” kata analis pasar keuangan, Gunawan Benjamin, Selasa (6/10/2020).

BACA JUGA: IHSG Diramal Menguat, Berikut Saham Yang Direkomendasi Hari Ini

Sementara itu, mata uang Rupiah juga menguat tajam di bawah level psikologis 14.700. Dimana Rupiah menguat di level 14.697 per US Dolar. Bahkan Rupiah di awal pembukaan sempat menguat di level 14.605 per US Dolar. Kinerja pasar keuangan mengalami tren yang membaik seiring dengan dorongan dari sisi internal dan eksternal.

“Langkah maju dalam mengesahkan omnibus law ini akan menjadi acuan bagi para investor sebelum mereka berinvestasi di tanah air. Akan ada kepastian hukum yang setidaknya bisa membuat investor lebih berani berinvestasi di tanah air,” tukasnya.

BACA JUGA: IHSG dan Rupiah Ditutup Menguat, Kondisi Trump dan RUU Cipta Kerja Jadi Faktor Pendorong

Di sisi lain, sentiment eksternal sejauh ini adalah membaiknya kinerja bursa di luar setelah bursa di AS mencatatkan kenaikan. Paket stimulus yang diharapkan pemerintah AS sepertinya akan berjalan sesuai dengan ekspektasi sebelumnya.

“Sejauh ini pasar keuangan domestik tengah dinaungi kabar positif baik dari sisi internal dan eksternal,” tandasnya.

[AS]

 

 

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel YoutubeDigtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.

 

Efek Omnibus Law, IHSG dan Rupiah Menguat Tajam

Berita Terkait