Awal Perdagangan IHSG Melaju Kencang

Selasa, 19 Mei 2020 09:01
ilustrasi

digtara.com– Awal pada perdagangan Selasa (19/5) pagi ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju kencang. Mengutip RTI, pukul 09.14 WIB, indeks naik 1,64% ke level 4.584,970.

Tercatat 203 saham naik, 57 saham turun, dan 113 saham stagnan. Total volume 900 juta saham dengan nilai transaksi capai Rp 1,1 triliun.

Seluruh 10 indeks sektoral menghijau. Sektor keuangan memimpin penguatan 2,71%, diikuti industri dasar 2,04% dan aneka industri 1,57%.

Sayangnya, aksi jual asing menahan kenaikan IHSG lebih tinggi lagi. Di pasar reguler, net sell asing Rp 85,901 miliar dan Rp 99,732 miliar keseluruhan market.

Asal tahu, semalam Indeks Dow Jones (DJIA) naik 3,85%. Setelah perusahaan bioteknologi Moderna Inc. mengatakan tes awal bakal vaksin virus corona membuahkan hasil yang menjanjikan dari sejumlah kecil sampel

“Sentimen ini berpotensi menjadi katalis pendorong IHSG untuk menguat dalam perdagangan Selasa ini di tengah terus meningkatnya jumlah korban yang terjangkiti dan tewas,” kata analis MNC Sekuritas Edwin Sebayang.

Di Indonesia, virus corona sudah menjangkiti 18,010 orang (menuju 20,000 orang) dengan jumlah korban tewas 1,191 orang, menuju 1,300 orang tewas, (Fatality Rate sebesar 6.61%). (Worldometers Info).

Mengetahui IHSG berpotensi rebound alias menguat, di tengah investor asing yang terus membukukan Net Sell Rp 25,62 triliun (ytd). Serta secara valuasi masih cukup banyak saham sangat menarik untuk dibeli.

“Kami merekomendasikan sangat selektif jika investor ingin melakukan BUY atau Swing Trade maka dapat fokus atas saham dari sektor Coal, Otomotif, Logam Emas, Infrastruktur, Telko, Oil, CPO dan Retail dalam perdagangan Selasa ini,” paparnya.[kontan]

Berita Terkait