Jumat, 30 Januari 2026

IHSG Bakal Terdorong Sektor Properti dan Consumer

- Rabu, 04 Desember 2019 02:04 WIB
IHSG Bakal Terdorong Sektor Properti dan Consumer

digtara.com |JAKARTA – Perkembangan Indeks harga saham gabungan (IHSG) berhasil menguat tipis 0,06% ke level 6.133 pada Selasa (3/12). Sementara sejak awal tahun hingga saat ini IHSG masih terkoreksi sebesar 0,98%. Bahkan pada pekan lalu kinerja indeks harga saham gabungan juga melemah sebesar 1,4%.

Baca Juga:

Head of Investment Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana mengatakan pergerakan IHSG pada November lalu tertekan sentimen global yaitu memanasnya perang dagang antara Amerika Serikat dan China. Tak hanya itu, dari dalam negeri pembubaran beberapa reksadana juga turut menekan kinerja IHSG.

Meski demikian, Wawan optimistis kinerja IHSG bisa mencapai level 6.200 hingga 6.300. Ia bilang aksi window dressing yang terjadi pada Desember ini bisa meningkatkan kinerja IHSG sekitar 3%. Selain itu pelaku pasar juga masih menunggu rilis data ekonomi dalam negeri.

Ia memprediksi beberapa sektor yang dapat mendorong IHSG selama tiga minggu ke depan adalah sektor perbankan, infrastruktur, dan sektor industri barang konsumsi yang memiliki kapitalisasi pasar besar. Misalnya saja saham-saham rokok seperti PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM).

Pada penutupan perdagangan Selasa (3/12) harga saham HMSP menghijau atau naik 2,97% ke level Rp 2.080, kemudian saham GGRM juga meningkat 3,24% ke level Rp 53.375. “Meski ada kenaikan tarif cukai pada tahun depan, tapi tidak terlalu berdampak terhadap saham-saham tersebut,” katanya.

Dari sektor perbankan ia mencermati saham perbankan dengan kapitalisasi pasar besar seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Ia menilai ke depannya prospek perbankan masih menarik, salah satunya lantaran ada potensi pemangkasan suku bunga.

Kepala Riset Samuel Sekuritas Suria Dharma juga meyakini IHSG akan menyentuh level 6.200 sampai 6.300 hingga tutup tahun 2019. “Secara histori akhir tahun trennya selalu meningkat, sekitar 3% dari akhir November,” ujarnya.

Menurutnya, kinerja IHSG bakal terdorong oleh beberapa sektor seperti sektor properti dan sektor consumer. Ia menambahkan sektor properti masih cukup menarik ke depannya. Terlebih sektor tersebut diproyeksi akan semakin stabil usai pemilu.

Selanjutnya ia melihat saham-saham dari sektor properti yang masih menarik seperti SMRA dan BSDE.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rekomendasi Saham dan Prediksi Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 30 Januari 2026

Rekomendasi Saham dan Prediksi Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 30 Januari 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Kamis, 29 Januari 2026: IHSG Ambrol 7,35%, Kapitalisasi Pasar Susut Rp1.259 Triliun

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Kamis, 29 Januari 2026: IHSG Ambrol 7,35%, Kapitalisasi Pasar Susut Rp1.259 Triliun

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 28 Januari 2026, BUMI hingga GOTO Menguat

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 28 Januari 2026, BUMI hingga GOTO Menguat

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Selasa, 27 Januari 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Selasa, 27 Januari 2026

Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik di Indonesia 2026 untuk Pemula dan Profesional

Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik di Indonesia 2026 untuk Pemula dan Profesional

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 23 Januari 2026, Waspada Koreksi ke 8.956

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 23 Januari 2026, Waspada Koreksi ke 8.956

Komentar
Berita Terbaru