Minggu, 28 Juni 2026

Bursa Saham Asia ‘Menungkik’ Tajam

- Rabu, 09 Oktober 2019 02:19 WIB
Bursa Saham Asia ‘Menungkik’ Tajam

digtara.com | TOKYO -Dalam sepekan mengawali perdagangan Rabu (9/10/2019) pagi ini bursa saham Asia turun tajam. Seiring berkembangnya sengketa perdagangan Amerika Serikat (AS)-China.

Baca Juga:

Melansir Reuters, indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,3%. Nikkei Jepang turun 0,81% dan saham Australia turun 0,92%.

Sementara, imbal hasil obligasi AS tenor dua tahun turun dan kurva menanjak setelah Gubernur Federal Reserve AS Jerome Powell mengisyaratkan penurunan lebih lanjut suku bunga.

Di sisi lain, harga minyak turun di Asia karena pembatasan visa AS terhadap pejabat China dan penambahan lebih banyak perusahaan China ke daftar hitam perdagangan.

Baca Juga: Wall Street jatuh gara-gara kebijakan pembatasan visa jelang perundingan AS-China

Situasi ini kian membebani harapan yang sudah tipis terhadap perundingan antara AS-China pekan ini bakal berakhir pada sebuah kesepakatan.

“Kami kehilangan kepercayaan terhadap ekonomi AS Ada lebih banyak ketidakpastian tentang ke mana arah Fed sebenarnya,” Kiyoshi Ishigane, kepala fund manager Mitsubishi UFJ Kokusai Asset Management Co dilansir di Reuters.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar

IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar

IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama

IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama

IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati

IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati

IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham

IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham

IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia

IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia

IHSG Berpotensi Volatil, Pasar Menanti Hasil Review MSCI

IHSG Berpotensi Volatil, Pasar Menanti Hasil Review MSCI

Komentar
Berita Terbaru