Pagi Ini, Kurs Rupiah Spot Menguat Tipis
Digtara.com | JAKARTA – Pada awal September ini. Senin (2/9) pukul 8.09 WIB nilai tukar rupiah dibuka menguat, kurs rupiah spot menguat tipis 0,06% ke Rp 14.189 per dolar Amerika Serikat (AS) dari posisi Jumat lalu pada Rp 14.198 per dolar AS.
Baca Juga:
Rupiah memanfaatkan pelemahan kurs dolar yang terjadi pada pagi ini. Indeks dolar terkoreksi tipis ke 98,84 setelah Jumat menyentuh level tertinggi sejak Mei 2017.
Penguatan rupiah hari ini pun melawan arus pelemahan sebagian besar mata uang Asia. Di pasar spot, rupiah hanya menguat bersama dengan yen Jepang dan dolar Hong Kong. Sementara mayoritas mata uang Asia pagi ini melemah terhadap the greenback.
Dia menambahkan macro strategist DBS Bank Singapura mengatakan Yield obligasi Indonesia yang menarik menjadi faktor yang menyokong rupiah, terutama dengan yield US Treasury yang kini turun ke rekor terendah.
Dia memperkirakan, rupiah akan bergerak di rentang Rp 14.000 hingga Rp 14.500 per dolar AS meski tensi perang dagang naik. “Jika pelemahan yuan terus terjadi, maka kredit Asia akan terpengaruh dan meningkatkan kerentanan Indonesia pada tekanan utang luar negeri. Ini akan menjadi pemicu pelemahan rupiah,” tambahnya.(Bloomberg)
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi