Mata Uang Euro Terpuruk
Digtara.com | JAKARTA – Mata uang Euro tak mampu unggul di hadapan mata uang lainnya, karena fundamental ekonomi kawasan Eropa lemah. Kemarin, pasangan mata uang EUR/USD melemah 0,59% ke level 1,0990 dan EUR/GBP melemah 0,39% menjadi 0,9042. Kompak, EUR/JPY juga melemah 0,81% ke posisi 116,8300.
Baca Juga:
Menurut Analis Rifan Financindo Berjangka Puja Purbaya Sakti mengatakan, euro cenderung melemah sejak Kamis (29/8), setelah Presiden European Central Bank (ECB) mendatang, Christine Lagarde, mengisyaratkan akan ada sedikit perubahan arah kebijakan saat dirinya mengambil alih kepemimpinan dari Mario Draghi, November nanti.
Inflasi Kawasan Eropa juga dilaporkan stagnan pada periode Agustus 2019. Menurut Eurostat, pertumbuhan inflasi kawasan Eropa di Agustus cenderung stagnan pada level 1% (yoy).
Realisasi ini masih jauh dari target inflasi 2% yang diinginkan ECB. Inflasi inti juga bertahan pada level 0,9% yoy, walaupun sebelumnya diharapkan naik tipis ke 1%.
Secara keseluruhan, laporan tersebut memperkuat peluang ECB mengeluarkan kebijakan pelonggaran moneter dalam rapat petinggi bank sentral September mendatang.
Sebagai mana diketahui, dalam rapat 12 September mendatang, ECB diperkirakan bakal memangkas suku bunga deposit sebesar 12 basis poin (bps). Padahal, ekspektasi pemangkasan bunga pekan lalu hanya sampai 10 bps.
ECB kemungkinan bakal meluncurkan program quantitative easing (QE) baru atau memberikan rincian mengenai peluncuran program pelonggaran moneter serupa dalam waktu dekat.
“Beragam upaya penyelamatan tersebut dibutuhkan untuk mencegah Kawasan Eropa terjun ke dalam kondisi resesi. Apalagi, situasi berpotensi makin kritis apabila Inggris keluar dari Uni Eropa tanpa deal pada 31 Oktober 2019,” jelas Sakti.[kontan]
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi