Analis: IHSG Masih Diiringi Aksi Jual Investor Asing
Digtara.com | JAKARTA – Pada perdagangan Selasa (27/8/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat. IHSG kemarin naik 1,02% ke 6.278,17.
Baca Juga:
Tapi, pergerakan IHSG masih diiringi aksi jual investor asing sehingga membukukan jual bersih Rp 171,26 miliar. Para analis menilai IHSG masih berpeluang menguat hari ini.
Menurut Analis OSO Sekuritas Sukarno Alatas memprediksi IHSG akan bergerak antara 6.255-6.329.
Sedang analis MCN Sekuritas Herditya Wicaksana menghitung IHSG akan bergerak di kisaran 6.240-6.300.
Penguatan IHSG ditopang sentimen perang dagang. China dan Amerika Serikat (AS) sepakat kembali mengadakan dialog.
Sukarno menuturkan, cuitan Presiden AS Donald Trump yang ingin bersepakat dalam KTT G7 di Prancis memberi sinyal positif.
“Pernyataan ini nyatanya cukup meredakan kekhawatiran pasar, buktinya indeks Dow Jones menghijau,” jelas dia.
Selain itu, menurut Herditya, rencana pemindahan ibukota ke Kalimantan Timur membawa angin segar bagi emiten dalam saham properti dan industri dasar.
Kemarin, indeks sektor properti menguat 1,25%. Sementara indeks sektor industri dasar naik 3,35%. Saham seperti PPRO naik 17,65% dan APLN naik 7,73% karena optimisme penjualan properti.
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi