Selasa, 05 Mei 2026

Analis: IHSG Bakal Terkoreksi

- Senin, 26 Agustus 2019 00:37 WIB
Analis: IHSG Bakal Terkoreksi

Digtara.com | JAKARTA – Para analisis memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan terkoreksi di awal perdagangan Senin (26/8) pekan ini. Sentimen global ditengarai masih menjadi penggerak IHSG hari ini.

Baca Juga:

Menurut Direktur Investa Saran Mandiri Hans Kwee memprediksikan IHSG akan terkoreksi pada perdagangan hari ini. Memanasnya perang dagang pasca China yang melakukan aksi balasan terhadap kebijakan AS terkait tarif tambahan atas barang-barang impor dari China membuat tensi perang dagang kembali meningkat.

“China mengenakan tarif impor tambahan baru atas US$ 75 miliar produk AS dengan kisaran tarif 5%-10 % dan diterapkan dalam dua tahap yaitu 1 September dan 15 Desember, sebagai balasan atas tarif yang diberlakukan Trump,” Jelasnya.

Sementara, memanasnya perang dagang, pernyataan Jerome Powell yang tidak memberikan indikasi penurunan suku bunga kembali sesuai dengan ekspektasi pasar juga turut menjadi sentimen yang mempengaruhi pasar. Pasar saat ini juga mewaspadai ancaman resesi.

Terlihat ada risiko resesi yang tercermin dari inversi kurva yield Amerika dimana selisih yield antara tenor 10 tahun dan 2 tahun kembali terjadi pada akhir pekan lalu tetapi sebagian besar bergerak flat juga masih menjadi sentimen yang akan membayangi pasar esok hari.

Di sisi lain menurut Hans, dampak dari penurunan suku bunga acuan BI akan menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG esok hari.

Sementara itu, Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi juga melihat harga minyak sebagai sentimen yang mempengaruhi IHSG pekan depan. Harga minyak menuju kenaikan mingguan back-to-back pertamanya sejak Juni dimana harga minyak naik ke level US$ 55,39 per barel.

Hans memproyeksikan IHSG akan terkoreksi dengan support 6.153 sampai 6.022 dan resistance di level 6.265 sampai 6.329.

Sementara Lanjar memproyeksikan IHSG akan bergerak cenderung terkonsolidasi positif dengan support dan resistance 6.210-6.326.

Lanjar merekomendasikan investor untuk mencermati saham BBRI, BBNI, PGAS, ASII, INDY, ANTM, UNTR, ERAA, ESSA. Sementara Hans merekomendasikan BBNI, LPPF, KLBF dan TOPS.[kontan]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang

IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis

IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS

IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS

IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi

IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi

IHSG Hari Ini 24 April 2026 Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan dari Analis

IHSG Hari Ini 24 April 2026 Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan dari Analis

Komentar
Berita Terbaru