Bursa Asia Menuju Penurunan
Digtara.com | SYDNEY – Perdagangan Bursa Asia menuju penurunan mingguan pada hari Jumat (16/8). Katalis negatif datang dari pernyataan saling bertentangan perihal perang dagang China-Amerika Serikat (AS) yang hanya menambah kekhawatiran bagi ekonomi global.
Baca Juga:
Presiden AS Donald Trump mengatakan, dirinya percaya China ingin membuat kesepakatan perdagangan.
Sedangkan, Beijing bersumpah akan melawan tarif terbaru atas barang-barangnya senilai US$ 300 miliar. Tapi, menyerukan AS untuk memenuhi setengah dari potensial kesepakatan perdagangan.
Sementara, indeks MSCI saham Asia Pasifik turun 0,17% atau turun 1,4% untuk sepekan ini. Indeks Nikkei Jepang turun 0,5%, melemah 1,8% sepekan ini. Di sisi lain, indeks Australia yang terpapar komoditas menuju penurunan mingguan 2,7%.[reuters]
Semalam, indeks Dow Jones naik 0,39%, sedangkan S&P 500 0,25%, dan Nasdaq turun 0,09%
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi