IHSG Diprediksi Mendaki Lagi
Digtara.com | JAKARTA – Perdagangan Rabu (14/8/2019) kemarin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,91% ke level 6.267,34. Hari ini, IHSG diperkirakan masih punya energi untuk mendaki lagi.
Baca Juga:
Menurut Kepala Riset Infovesta Wawan Hendrayana mengatakan, pada perdagangan Rabu (14/8), pergerakan IHSG dipengaruhi sentimen kemungkinan Bank Indonesia (BI) memangkas lagi suku bunga pada pekan depan sebesar 25 basis poin. Selain itu, pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menunda pemberlakukan tarif impor atas produk dari China juga menjadi sentimen positif bagi IHSG.
Sementara Analis Panin Sekuritas William Hartanto menyebutkan, pada Kamis (15/8), pergerakan IHSG akan dipengaruhi sentimen pelemahan ekonomi Eropa dan juga potensi penurunan bunga acuan BI. Ia melihat, secara teknikal IHSG tidak berhasil menembus level resistance di 6.280.
Wawan memprediksikan IHSG masih akan menguat dan akan berada di level 6.250-6.300. Sementara Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi memproyeksikan IHSG akan berlanjut menguat di level 6.200-6.320 pada perdagangan esok hari.
Sedikit berbeda, William Hartanto menebak IHSG akan terkoreksi di level 6.200-6.280.
Ini rekomendasi saham WSBP, WTON, MYOR, HOKI, BBNI, PNBN, BNLI, GMFI, ASII, ADRO, INDY, TINS, WSKT, PTPP, UNTR, AKRA, dan MAPI.[kontan]
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi