Rupiah Pagi Ini Menanti Pidato Powell
Digatara.com | JAKARTA – Pasar menanti pidato Gubernur The Federal Reserve Jerome Powell membuat kurs rupiah lunglai. Kemarin, kurs rupiah di pasar spot melemah 0,16% jadi Rp 14.130 per dollar Amerika Serikat (AS). Namun, rupiah kurs tengah Bank Indonesia justru naik 0,13% ke Rp 14.129 per dollar AS.
Baca Juga:
Ekonom Bank Permata Josua Pardede menjelaskan, pengaruh data tenaga kerja AS yang di rilis akhir pekan lalu membuat the greenback lebih perkasa. Para pelaku pasar juga menanti pidato Gubernur The Fed Jerome Powell.
Pasar menilai pernyataan Powell tidak akan dovish seperti sebelumnya. “Pasar menantikan Jerome Powell akan mengeluarkan statement baru terkait arah suku bunga The Fed,” kata Josua.
Direktur Utama Garuda Berjangka Ibrahim menambahkan, potensi Bank of England (BoE) turut serta memangkas suku bunga juga membuat mata uang emerging market tertekan.
Menurut perhitungan Ibrahim, kurs rupiah akan kembali melemah dan bergerak antara Rp 14.080–Rp 14.200 per dollar AS. Sementara Josua menghitung, mata uang Garuda akan bergerak dalam rentang Rp 14.075–Rp 14.175 per dollar AS.[kontan]
IHSG Hari Ini 29 September 2026 Melemah 0,43%, GOTO dan AADI Jadi Beban
IHSG Hari Ini 29 September 2026 Melemah 1,51%, GOTO hingga INCO Tertekan
BEI Ubah Aturan Papan Pemantauan Khusus, Saham Kini Bisa Turun hingga Rp1
IHSG Hari Ini 25 September 2026 Berisiko Melemah, Simak Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 24 September 2026 Berpotensi Menguat, Simak Saham Pilihan MNC Sekuritas