IHSG Masih Berpeluang Naik
Digtara.com | JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah, Rabu (12/6). IHSG melemah 0,47% ke 6.276,18. Pelemahan tersebut diwarnai aksi jual asing dengan nilai jual bersih Rp 189,55 miliar.
Baca Juga:
Analis Reliance Sekuritas Lanjar N. Taulat menilai, pelemahan ini menjadi sinyal aksi ambil untung investor dalam jangka pendek. Selain itu, ada dua faktor utama yang membuat indeks terkoreksi. Pertama, harga minyak mentah turun akibat stok minyak AS melimpah.
Kedua, ada kekhawatiran pembangunan infrastruktur terhambat karena pergantian kabinet. “Meskipun produksi semen dalam negeri diperkirakan meningkat karena adanya peningkatan pembangunan infrastruktur pasca Pemilu, ternyata hal tersebut tidak cukup membantu,” jelas Lanjar.
Meski begitu, Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, IHSG masih berpeluang kembali bergerak naik. “Fase konsolidasi segera dilewati, capital inflow sejak awal tahun dapat mendongkrak IHSG,” kata dia.
William memperkirakan, IHSG hari ini akan menguat di 6.123–6.336. Hitungan Lanjar, IHSG tertekan dan bergerak antara 6.200–6.300.
IHSG Hari Ini 1 Oktober 2026: GOTO, MEDC, hingga CUAN Kembali Melemah
IHSG Hari Ini 29 September 2026 Melemah 0,43%, GOTO dan AADI Jadi Beban
IHSG Hari Ini 29 September 2026 Melemah 1,51%, GOTO hingga INCO Tertekan
BEI Ubah Aturan Papan Pemantauan Khusus, Saham Kini Bisa Turun hingga Rp1
IHSG Hari Ini 25 September 2026 Berisiko Melemah, Simak Saham Pilihan Analis