Kamis, 20 Juni 2024

Setahun Lebih Lahannya di Rusak, Petani Mekar Jaya Minta Jokowi Turun Atasi Penderitaan

Rendy - Senin, 18 September 2023 12:32 WIB
Setahun Lebih Lahannya di Rusak, Petani Mekar Jaya Minta Jokowi Turun Atasi Penderitaan

Digtara.com – Ratusan petani yang tergabung di dalam kelompok Tani Mekar Jaya merasa nyawanya terancam. Pasalnya, setiap hendak menggarap lahan pertanian mereka di eks HGU PTPN, kelompok preman yang dipersenjatai senjata tajam maupun senjata api rakitan selalu mengacam keselamatan mereka.

Baca Juga:

Ketua Kelompok Tani Mekar Jaya, Zaini Sembiring, kepada wartawan, mengatakan bahwa mereka bertani di lahan tersebut hanya untuk menyambung hidup hari demi hari, bukan untuk mencari kekayaan.
Dikatakannya, lahan milik Kelompok Tani Mekar Jaya dirusak oleh segerombolan pria tidak diketahui afiliasinya.

“Bahkan ada petani yang luka akibat terkena senjata tajam dan ditembak mereka. Peristiwa ini sudah kita laporkan ke Polres Binjai setahun yang lalu,” ungkapnya, Senin (18/9/23).

Zaini Sembiring mengaku 33 laporan yang disampaikan setahun lalu seperti penganiayaan, pengrusakan lahan pertanian dan pengancaman.

“Kelompok Tani Mekar Jaya minta polisi proses laporan yang petani sampaikan setahun lalu. Jumat (19/5/23) lalu, kami ramai-ramai datang unjukrasa ke Polda Sumatera Utara agar laporan segera diproses,” ungkapnya.

Zaini kembali menjelaskan, satu orang anggota kelompok Tani Mekar Jaya saat ini ditahan pihak Polres Binjai. Padahal, petani yang ditahan dan lainnya hanya mempertahankan lahan mereka yang sudah digarap selama 15 tahun.

Dalam kesempatan yang sama, dua orang emak-emak Kelompok Tani Mekar Jaya yang enggan namanya disebut, dengan mata berkaca-kaca meminta Presiden Jokowi memberikan perlindungan kepada ratusan kelompok Tani Mekar Jaya.

Menurut mereka, hanya presiden lah yang mampu menyelesaikan persoalan ini dengan menekan jajaran di bawahnya.

“Sudah 15 tahun kami menanam di lahan kami, menanam jagung, ubi, semangka dan lain-lain. Selama ini lahan kami dirusak, dicuri, gubuk-gubuk kami dibakar, posko kami dibakar,” ucap satu diantaranya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Berita Terkait
Balita Stunting dan Kaum Difabel di Kabupaten Kupang Dapat Bantuan dari Polres Kupang

Balita Stunting dan Kaum Difabel di Kabupaten Kupang Dapat Bantuan dari Polres Kupang

PRS HIK MCI Yogyakarta Muhibah dan Penyegaran ke Malaysia

PRS HIK MCI Yogyakarta Muhibah dan Penyegaran ke Malaysia

Pangdam Mayjen TNI Rafael Pimpin Sertijab Pejabat Kodam Brawijaya

Pangdam Mayjen TNI Rafael Pimpin Sertijab Pejabat Kodam Brawijaya

7 Rekomendasi Jam Tangan Analog Wanita Terbaik

7 Rekomendasi Jam Tangan Analog Wanita Terbaik

Tahun Depan Kuota Haji Indonesia 221 Ribu Orang

Tahun Depan Kuota Haji Indonesia 221 Ribu Orang

Tablet Poco Pad Dipamerkan ke Indonesia

Tablet Poco Pad Dipamerkan ke Indonesia

Komentar
Berita Terbaru