Kamis, 26 Maret 2026

Bupati Langkat Tekankan Peran Strategis Posyandu dalam Pembangunan Kesehatan Masyarakat

Hendra Mulya - Senin, 14 April 2025 20:03 WIB
Bupati Langkat Tekankan Peran Strategis Posyandu dalam Pembangunan Kesehatan Masyarakat
digtara.com - LANGKAT - Dalam amanat tertulisnya, Bupati Langkat menyampaikan bahwa angka kematian ibu dan bayi masih menjadi indikator utama dalam menentukan derajat kesehatan masyarakat, sehingga menjadi perhatian serius pemerintah.

"Angka kematian ibu dan bayi merupakan dua indikator penting yang masih perlu mendapatkan perhatian lebih, karena berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan kesehatan dasar," ujarnya.

Baca Juga:

Sebagai langkah nyata, Pemerintah Kabupaten Langkat telah menerbitkan beberapa regulasi, di antaranya Peraturan Daerah Kabupaten Langkat Nomor 11 Tahun 2013 tentang Kesehatan Ibu, Bayi Baru Lahir dan Anak (KIBLA), Peraturan Bupati Langkat Nomor 31 Tahun 2016 tentang Penyelamatan Ibu dan Bayi Baru Lahir, serta Peraturan Bupati Nomor 40 Tahun 2019 tentang Pemanfaatan Dana Desa untuk Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, pada tahun 2024 tercatat 9 kasus kematian ibu, mengalami penurunan dari 11 kasus pada tahun 2023. Namun demikian, kasus kematian bayi mengalami sedikit peningkatan, dari 65 kasus pada tahun 2023 menjadi 67 kasus pada tahun 2024.

Untuk mendukung upaya penurunan angka kematian, Pemkab Langkat juga telah menyediakan alat USG di seluruh Puskesmas yang berjumlah 32 unit. Pemeriksaan USG ini diberikan secara gratis dan dilakukan oleh dokter umum yang telah mendapatkan pelatihan khusus.

"Posyandu menjadi garda terdepan dalam meningkatkan peran serta masyarakat dalam pelayanan kesehatan, pemberdayaan masyarakat serta akses yang lebih mudah terhadap layanan kesehatan," tegas Bupati dalam pidatonya.

Beliau juga mengajak seluruh perangkat daerah yang berkaitan dengan pelayanan Posyandu, mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), para camat, kepala desa/lurah, hingga Bagian Pemerintahan (Pem), untuk saling bersinergi dan berkoordinasi.

"Kesehatan bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan, tetapi tanggung jawab kita bersama dalam mewujudkan Langkat yang Maju, Sehat, Sejahtera, Religius, dan Berkelanjutan," pungkasnya.

Apel gabungan ini turut dihadiri para Asisten dan Staf Ahli Sekda, kepala perangkat daerah, pejabat eselon II, III, IV, pejabat fungsional serta seluruh ASN dan non-ASN di jajaran Pemerintah Kabupaten Langkat.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Heboh! Ketua OKP Tersangka DPO Kasus Penganiayaan di Langkat Diduga “Tangkap-Lepas”, Bebas Jelang Lebaran

Heboh! Ketua OKP Tersangka DPO Kasus Penganiayaan di Langkat Diduga “Tangkap-Lepas”, Bebas Jelang Lebaran

Bupati Syah Afandin Santuni 65 Santri Ulumul Quran di Penghujung Ramadhan

Bupati Syah Afandin Santuni 65 Santri Ulumul Quran di Penghujung Ramadhan

Syah Afandin Ajak KONI Langkat Bersatu Ukir Prestasi pada Acara Buka Puasa Bersama

Syah Afandin Ajak KONI Langkat Bersatu Ukir Prestasi pada Acara Buka Puasa Bersama

Ny. Endang Syah Afandin Apresiasi Aksi Berbagi Takjil DWP Langkat

Ny. Endang Syah Afandin Apresiasi Aksi Berbagi Takjil DWP Langkat

Wabup Tiorita Apresiasi Ramadhan Berbagi Pemuda Pancasila untuk Anak Yatim dan Dhuafa

Wabup Tiorita Apresiasi Ramadhan Berbagi Pemuda Pancasila untuk Anak Yatim dan Dhuafa

Bupati Syah Afandin Dukung Perluasan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Hingga Desa

Bupati Syah Afandin Dukung Perluasan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Hingga Desa

Komentar
Berita Terbaru