Sabtu, 21 Februari 2026

Warga TTU Protes Jembatan Penghubung Tak Kunjung Selesai, Sebut Oknum Jaksa

Redaksi - Sabtu, 08 Januari 2022 02:30 WIB
Warga TTU Protes Jembatan Penghubung Tak Kunjung Selesai, Sebut Oknum Jaksa

digtara.com – Sejumlah warga Kelurahan Tubuhue, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), mengeluhkan pengerjaan jembatan penghubung yang tak kunjung selesai. Padahal batas waktu pengerjaannya telah lewat.

Baca Juga:

Akibatnya, aktivitas warga setempat terganggu ketika hendak berpergian.

Walaupun terdapat jalur alternatif yakni mengikuti kali/sungai, namun akses itu tertutup jika hujan turun karena menyebabkan banjir.

Warga Tubuhue, Samuel Lopes kepada wartawan, Jumat (7/1/2022) mengatakan, mereka kesulitan bepergian karena akses jalan yang tidak memadai apalagi disaat hujan.

“Kami kesulitan kalau (musim) hujan begini,” kesalnya.

Menurutnya, jembatan Naen menghubungkan dua Kelurahan yakni, Sasi dan Tubuhue.

“Dari dan ke kota tidak bisa kalau hujan apalagi banjir. Kami harus putar belasan kilometer untuk sampai ke tujuan,” ungkapnya.

Dia berharap, jembatan Naen sebagai penghubung Sasi dan Tubuhue ini cepat selesai dikerjakan, sehingga aktifitas warga kembali normal.

Warga lain Alfredo Bano menambahkan, jika dilihat dari perkembangan pembangunan, fisik jembatan tersebut belum bisa selesai dikerjakan tahun 2022 ini.

“Informasi yang kita dapatkan 19 Desember lalu sudah harus selesai dikerjakan. Ukuran jembatan ini dalam gambar lebarnya harus 12 meter, tapi ini yang kita lihat hanya delapan meter saja,” jelasnya.

Dikaitkan dengan Oknum Jaksa

Bahkan Alfredo mengatakan, ada dua nama oknum jaksa yang selalu disebut jika masyarakat mempertanyakan perkembangan proyek tersebut. Sehingga mereka memilih untuk diam karena takut.

“Katanya di belakang ini ada dua orang jaksa jadi kami hanya diam saja, tidak bisa tegur. Kalau tidak ada dua orang ini pasti ada demo besar-besaran, kami tidak bisa tanya kapan selesai karena kami takut jaksa dua orang ini,” bebernya.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Januarius T. Salem tidak berhasil dikonfirmasi.

Saat dihubungi, dia mengaku sedang mendampingi wakil bupati melantik kepala desa.

“Langsung dgn PPK saja, karena saya masih dampingi pak Wakil (bupati) ikut pelantikan kepala desa,” balasnya dalam pesan singkat.

Dia juga merekomendasikan untuk menghubungi pejabat pembuat komitmen (PPK) jembatan Naen, namun nomornya tidak bisa dihubungi.

Jembatan Naen dikerjakan dengan pagu anggaran sebesar Rp 19.210.000.000,00 (Rp 19,0 M) dari APBD 2021.
Proyek ini mulai dikerjakan 22 Juli 2021 lalu.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru