PKL: Penataan Tapi Malah Kalian Hancurkan Tenda Kami

Kamis, 01 Agustus 2019 13:27

Digtara.com | MEDAN – Satpol PP Pemko Medan lakukan penertiban warung yang berada di depan RS Elisabeth yang berada di Jalan Haji Misbah, Kecamatan Medan Maimun berakhir ricuh, Kamis (1/8/2019).

Pantauan para pedagang yang tidak terima bangunan mereka dibongkar berusaha menghadang petugas. Para pedagang pun melakukan aksi duduk dan berbaring di badan jalan untuk menghadang pergerakan personil Satpol PP yang akan melakukan penggusuran.


Dalam penggusuran tersebut petugas Satpol PP juga menurunkan satu unit ekskavator untuk menertibkan bangunan PKL yang berada tepat di samping Taman Ahmad Yani tersebut.

“Jangan kalian gusur semau kalian aja, mau makan apa keluarga kami,” sorak para pedagang.

Tapi, aksi penghadangan oleh puluhan pedagang tersebut berhasil diredam setalah petugas Satpol PP dibantu dengan pihak kepolisian dan TNI menenangkan para PKL itu.

Kericuhan tersebut terjadi saat para petugas Satpol PP merobohkan tenda-tenda para pedagang. Para pedagang yang tidak terima tenda mereka dirobohkan langsung menghadang patugas Satpol PP hingga kericuhan tidak bisa dielakkan.

Karena tidak senang dirobohkan, seorang pedagang kembali menghadang petugas, seketika petugas Satpol PP langsung mengamankan pemuda tersebut. Tak terima rekannya diperlukan tidak manusiawi, para pedagang lainnya langsung membantu rekannya sehingga kericuhan pecah.

“Tadi kalian bilang hanya penataan, tapi malah kalian hancurkan tenda kami,” ucap para pedagang.

Kemudian pemuda yang mengenakan kemeja putih tersebut langsung diamankan petugas Satpol PP. “Amankan dia, kasih sama polisi,” kata para petugas Satpol PP.

Sementara itu, satu unit ekskavator yang telah disiapkan kemudian meratakan tenda-tenda para pedagang. Pedagang yang jumlahnya tidak sebanding dengan jumlah petugas Satpol PP akhirnya hanya bisa pasrah melihat tenda dan barang-barang mereka diangkut oleh petugas.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Satpol PP Kota Medan, M. Sofyan mengatakan bahwa penggusuran para pedagang yang berada di Jalan Haji Misbah ini sudah sesuai dengan arahan Wali Kota Medan.

“Kita melakukan penggusuran ini sudah sesuai dengan arahan pak wali dan sebelum kita melakukan penggusuran ini, kita juga memberi tahu melalui surat pemberitahuan,” tambahnya.[mtc]

Berita Terkait