Mulai 2 Juni, OSS Berbasis Risiko Diterapkan

  • Whatsapp
Mulai 2 Juni, OSS Berbasis Risiko Diterapkan
(internet)

Ia menambahkan sistem OSS berbasis risiko ini wajib digunakan oleh Kementerian/Lembaga, pemerintah daerah, serta administrator Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Termasuk untuk badan pengusahaan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (KPBPB) serta para pelaku usaha yang ada di dalamnya.

Bahlil menekankan, implementasi perizinan usaha berbasis risiko dalam OSS ini diharap akan mampu menjawab keluh kesah para pengusaha. Khususnya menyelesaikan kendala dalam sistem perizinan yang berbelit-belit dan membutuhkan biaya besar.

Muat Lebih

Dengan demikian, stereotip bahwa mengurus izin usaha di Indonesia itu lama bisa mulai dihapuskan dalam praktiknya di lapangan. “Urus izin susah, biaya mahal, sudah begitu lambat. Konon katanya ini yang jadi keluh kesah bagi para pengusaha nih,” kata Bahlil.

Maka itu, Bahlil mengatakan, izin pasti berjalan jika syaratnya lengkap. “Semua yang penting syarat izinnya lengkap saja, itu pasti jalan. Jadi tidak perlu lagi minta waktu ketemu-ketemu si A, si B, si C, dan si D,” ujarnya seperti dilansir dari VIVA.

[ya]  Mulai 2 Juni, OSS Berbasis Risiko Diterapkan

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube TVDigtaraJangan lupa, like comment and Subscribe.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan