Kemkominfo Minta Bantuan Dubes AS untuk Menghubungi PayPal dan Steam

Selasa, 02 Agustus 2022 11:54
int
Kominfo Buka Sementara Blokir PayPal, Minta Masyarakat Indonesia Pindahkan Dana

digtara.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) kini meminta bantuan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat di Jakarta untuk menghubungi sejumlah perusahaan digital serta game asal negara tersebut agar mau mendaftar sebagai penyelenggara elektronik atau PSE Lingkup Privat. Kemkominfo PayPal Steam

Melalui siaran pers, Senin (1/8/2022) Kemenkominfo mengatakan sudah meminta bantuan Kedubes AS di Jakarta untuk menghubungi PSE yakni Steam, Dota, CS GO, PayPal, Yahoo, Origin, dan Epicgames. Diketahui perusahaan tersebut memiliki kantor pusat di Amerika Serikat.

Dari ketujuh PSE tersebut, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan baru Steam, Dota dan CS GO yang memberikan respons.

“Para PSE tersebut telah merespon email dari Kementerian Kominfo meskipun belum mengisi formulir pendaftaran seperti yang diminta sebagai prasyarat normalisasi,” terang Semuel.

Baca: Kominfo Buka Sementara Blokir PayPal, Minta Masyarakat Indonesia Pindahkan Dana

“Kami optimis ketiga game ini kooperatif dan segera memenuhi kewajiban, sehingga bisa segera dibuka kembali (blokirnya)”, tambahnya.

Sayangnya, PayPal yang dibuka blokirannya sementara waktu masih belum memberikan respon terhadap kebijakan Kominfo. PayPal sendiri dibuka blokirannya hingga 5 Agustus.

“Kami terus berusaha untuk berkomunikasi dengan pengelola Paypal, karena sampai saat ini meskipun sudah dicoba untuk berkomunikasi dengan berbagai macam cara/jalur, Paypal sama sekali belum merespon,” ujar Semuel.

Laman: 1 2

Berita Terkait