Baru Tiga Hari Bertugas, Jebolan Akpol 2021 Ini Ungkap Prostitusi Online di Kota Kupang

Minggu, 19 September 2021 08:30
Imanuel lodja/digtara
Ipda Beggie menunjukkan barang bukti handphone berisi aplikasi mi chat yang dipakai remaja di Kota Kupang melakukan prostitusi online

digtara.com – Ipda Beggie Feslando Pratama Saputra, S.Tr.K baru tiga hari ditunjuk menjadi Danton Raimas 3 merangkap Danton Dalmas 2 Kompi 2 Direktorat Sabhara Polda NTT. Namun jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2021 ini berhasil mengawali tugasnya dengan baik.

Ya. Ipda Beggie menggerakkan timnya membongkar kasus prostitusi online di Kota Kupang pada Jumat (17/9/2021).

Peristiwa penangkapan itu terjadi ketika Akpol Reksa Akasatrya Daksa yang ditempatkan di Polda NTT sejak Agustus 2021 ini memimpin anggotanya melakukan patroli di seputaran Kota Kupang.

Saat melintas di sekitar Kelurahan Oebufu hingga TDM, Kota Kupang, perwira Polri pengiriman Polda Jambi ini melihat ada dua pria berlari sehingga ia mencoba mengejar.

Ia dan anggota menunjukkan surat perintah tugas patroli kemudian memeriksa Home stay Petra di Kelurahan Oebufu.

“Saya dapati ada kamar kosong tapi seperti baru habis dipakai sehingga saya periksa kamar mandi tapi terkunci. Saya coba buka kamar mandi dan saya dan anggota mendapati ada 2 perempuan dan 1 pria ada dalam satu kamar mandi,” ujarnya.

Di kamar lain, ia mendapati ada 1 remaja pria bersembunyi di kamar mandi.

“Kami amankan dan periksa handphone, ternyata ada chat prostitusi online dari aplikasi mi chat,” ujarnya saat ditemui di Mapolda NTT Sabtu (18/9/2021).

Ia kaget karena salah satu pria tersebut adalah mucikari yang mencari pelanggan bagi dua remaja putri ini.

Keempatnya masih di bawah umur yakni 2 pria BH (17) dan YS (18) serta 2 wanita AM (17) dan FM (18).
Dari 4 orang tersebut hanya FM yang berasal dari Kabupaten Belu. Selebihnya warga Kupang.

Laman: 1 2

Berita Terkait