Beberapa Gangguan Kesehatan yang Harus Diwaspadai Saat Berpuasa

  • Whatsapp
Beberapa Gangguan Kesehatan yang Harus Diwaspadai Saat Berpuasa
Ilustrasi (nu.or.id)

digtara.com – Di bulan suci Ramadhan, umat Muslim di seluruh dunia diwajibkan berpuasa selama sebulan penuh. Saat berpuasa tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama kurang lebih 13 jam. Berikut ini, Beberapa Gangguan Kesehatan yang Harus Diwaspadai Saat Berpuasa.

Oleh karena itu, penting untuk memerhatikan pola makan dan istirahat yang cukup agar tubuh selalu sehat dan segalanya berjalan dengan lancar.

Tubuh yang sehat tentu akan mampu menjalankan puasa dengan lancar tanpa hambatan. Namun perlu diperhatikan, saat berpuasa, sering terjadi gangguan kesehatan yang biasa terjadi saat Puasa Ramadhan.

Muat Lebih

Berikut ini beberapa keluhan kesehatan yang sering terjadi selama berpuasa di bulan Ramadhan, ini harus diwaspadai:

Diare

Diare adalah salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi saat menjalankan ibada puasa. Tentu kondisi ini dapat menganggu kenyamanan selama berpuasa dan beribadah di bulan Ramadan.

Di mana makanan berlemak, pedas atau berbumbu tajam yang dimakan saat sahur dan berbuka cukup bisa menjadi faktor penyebab diare.

Ketika mengalami diare di bulan puasa, periksakan kondisi kamu segera ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Bau mulut

Saat menjalankan ibadah puasa, bau mulut yang tak sedap kadang sulit dihindari.

Di mana bau mulut muncul karena kondisi mulut yang cenderung kering maupun adanya bakteri di dalam mulut.

Pastinya kondisi tersebut membuat seseorang menjadi tidak nyaman, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

Sedangkan untuk mengatasi bau mulut saat puasa, yakni jangan lupa sikat gigi setelah makan sahur dan menjaga kebersihan lidah guna menghindari nafas yang tidak segar.

Sakit kepala

Puasa di bulan Ramadan menjadi kewajiban umat Islam di seluruh dunia.

Namun tak jarang mereka yang menjalankan ibadah puasa mengalami sakit kepala. Frekuensinya pun kerap meningkat seiring waktu puasa.

Sakit kepala kadang muncul saat siang atau sore hari menjelang berbuka puasa.

Sedangkan penyebabnya bisa berbeda-beda pada setiap orang, namun biasanya dipicu dengan komplikasi gejala lain yang dirasakan oleh tubuh seperti dehidrasi, kelelahan hingga kurang tidur.

Lemas dan pusing akibat dehidrasi

Terkadang, selama berpuasa memang sering kali merasakan dehidrasi. Masalah kesehatan ini dapat terjadi karena tubuh tidak mendapatkan asupan cairan yang cukup selama berjam-jam lamanya.

Kemudian aktivitas yang padat saat berpuasa juga membuat tubuh kehilangan lebih banyak cairan, sehingga memicu dehidrasi.

Gejala dehidrasi yang terjadi biasanya yakni memicu rasa lemas, pusing, sakit kepala dan tubuh mudah lelah.

Tinggi asam lambung

Berpuasa di bulan Ramadhan, sering kali terjadi keluhan gejala asam lambung seperti nyeri ulu hati hingga sensasi terbakar. Ketika waktu yang cukup lama tubuh tidak mendapatkan asupan makanan, maka akan memicu atau memperburuk penyakit ini.

Apalagi jika tidak diikuti oleh pola makan dan gaya hidup sehat. Oleh karena itu, kurangi konsumsi makanan berlemak tinggi, berminyak maupun minuman berkafein untuk mencegah asam lambung naik selama puasa.

Itulah kelima keluhan kesehatan yang sering terjadi selama berpuasa. Sebaiknya tetap makan secukupnya saat sahur, terutama memakan makanan yang memiliki kandungan karbohidrat kompleks, sayuran dan buah-buahan.

Demikianlah Beberapa Gangguan Kesehatan yang Harus Diwaspadai Saat Berpuasa, semoga kita terhindar dari penyakit-penyakit diatas. Dan semoga puasa di tahun ini dapat dijalankan semaksimal mungkin sehingga kita mendapat predikat insan yang bertaqwa, amiinn..

 

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan