Terkait Gugatan GNPF Ulama, Ketua Bawaslu Medan: Sah Saja Pilkada Ditunda

  • Whatsapp
Terkait Gugatan GNFP Ulama, Ketua Bawaslu Medan: Sah Saja Pilkada Ditunda
Ketua Bawaslu Medan, Payung Harahap. (istimewa)

digtara.com – ketua Bawaslu Medan, Payung Harahap, mengatakan sah-sah saja bila terjadi penundaan pelaksanaan Pilkada Medan. Hal itu dikatakannya guna merespon kabar gugatan Pilkada Medan yang dilayangkan oleh GNPF – Ulama Sumatera Utara ke Pengadilan Negeri (PN) Medan. Terkait Gugatan GNFP Ulama, Ketua Bawaslu Medan: Sah Saja Pilkada Ditunda

“Kalau pun ditunda atau ada pendapat masyarakat atau suatu organisasi agar pilkada ini ditunda itu kan sah-sah saja. Tapi kami akan tetap patuh ya ketika Bawaslu RI mengeluarkan surat,” katanya kepada digtara.com saat dikonfirmasi melalui saluran telepon, Kamis 17/9/2020.

Lebih lanjut dia mengatakan, bahwa bukan bermaksud ingin melarang atau membatasi aspirasi dari penggugat, melainkan Bawaslu akan tetap bekerja sesuai undang-undang yang berlaku melalui Perbawaslu (istilah di internal Bawaslu).

Muat Lebih

“Ketika Bawaslu RI mengeluarkan surat kepada kami agar pilkada ini ditunda, baru bisa kami laksanakan. Kalau mereka menggugat ke PN, itu sah-sah saja, sama dengan berpendapat di Facebook, itulah bentuk kebebasan berpendapat,” jelasnya.

Sudah Pernah

Menurutnya, Bawaslu sudah pernah menerima permintaan untuk penundaan pilkada dari masyarakat terkait Covid-19 di bulan Maret lalu.

“Artinya kalau memang belum ada aturan untuk menunda kami tidak akan bisa menunda,” lanjutnya.

Baca: Dua Tersangka Makar Dapat Penangguhan Dari Polda Sumut

Terkait protokol kesehatan Covid-19 selama proses pilkada berlangsung, pihaknya ada menemukan beberapa kendala untuk menertibkan masyarakat.

“Seperti kemarin kegiatan pendaftaran Paslon, kalau di KPU masih mematuhi protokol Covid-19. Masalahnya orang yang di luar itu menjadi kendala, karena tidak mematuhi protokol kesehatan,” tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

1 Komentar