Tak Punya e-KTP Dilarang Memilih? Begini Kata Ketua KPU

  • Whatsapp
Ketua KPU Medan, Agussyah Damanik
Ketua KPU Medan, Agussyah Damanik. (digtara.com/mag-4)

digtara.com – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) bakal digelar secara serentak pada 9 Desember 2020 mendatang. Berbagai isu muncul di tengah masyarakat, salah satunya perihal KTP. Tak Punya e-KTP Dilarang Memilih? Begini Kata Ketua KPU

Pada Pilkada tahun ini, warga Medan akan memberikan hak pilihnya untuk menentukan siapa yang akan menjadi Wali Kota dan Wakil Walikota Medan periode 2021-2024.

Ada kabar bahwa untuk memberikan hak pilihnya, ada syarat yang harus dipenuhi oleh pemilih. Salahsatunya adalah harus memiliki e-KTP atau KTP Elektronik.

Muat Lebih

Memastikan kebenaran hal itu, digtara.com mencoba mengkonfirmasi langsung ke kantor KPU Medan, di jalan Kejaksaan, Nomor 37, Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara.

“Untuk menjadi pemilih harus warga Medan yang sudah terdaftar di DPT, jikapun belum terdaftar harus bisa dibuktikan dengan KTP asli atau surat keterangan,” kata ketua KPU Medan, Agussyah Damanik.

Terkait isu yang tidak memiliki E-KTP atau Surat Keterangan (suket) tidak dibolehkan memberikan hak suara, hal itu dibenarkan oleh pria yang kerap disapa Agus ini.

Baca: Iklan Menyesatkan Terkait Pemilu Akan Dihapus Google

Sementara mengenai tidak boleh menggunakan Kartu Keluarga (KK) atau identitas lainnya pada pemilihan, hal tersebut, kata Agus, belum ada info lebih lanjut.

“Nanti mengenai ini harus menunggu juknis (petunjuk teknis-red) yang biasanya diterbitkan menjelang pemungatan suara. Jadi untuk saat ini belum ada keputusan soal itu,” lanjutnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan