Salman Sebut Banjir di Medan Akibat Hutan Tak Diurusi

  • Whatsapp
Salman Sebut Banjir di Medan Akibat Hutan Tak Diurusi
Salman Alfarisi meninjau masyarakat yang menjadi korban banjir di Kampung Aur, Kota Medan. (Alvi Suwitra/Digtara)

digtara.com – Calon Wakil Wali Kota Medan nomor urut 1, Salman Alfarisi menyebut banjir yang melanda Kota Medan diakibatkan buruknya kualitas hutan di kawasan sekitar Medan. Banyaknya penebangan hutan secara liar melatarbekalangi kondisi tersebut.

Hal itu diungkapkan Salman saat mengunjungi masyarakat korban banjir di Kampung Aur, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan. Rabu (30/9/2020).

“Seandainya hutan-hutan di sekitar Kota Medan ini dikelola dengan baik oleh pemerintah pusat, saya yakin Kota Medan ini tidak akan banjir. Kehutanan ini kan ranahnya pemerintah pusat, enggak ada di kita, ” sebutnya.

Muat Lebih

Menurut Salman, kota yang ada di Indonesia ini jika hutannya tidak di kelola dengan baik, maka pasti akan di landa banjir.

BACA JUGA: Bobby Nasution: Salah Satu Penyebab Banjir di Medan Adalah Tidak Berfungsinya Kanal

“Jadi karena tidak diurus hutan kita, jadi kota mana pun di Indonesia pasti banjir termasuk Binjai, Medan, termasuk Jakarta pun udah diurus bagus sama Anis Baswedan masih saja banjir, ” ucapnya.

Ia mengatakan, pemerintah daerah punya memiliki keterbatasan tugas, pokok dan fungsi (tupoksi) masing – masing tentang mengelola hutan.

“Kalau seandainya pemerintah kita sadar bahwa hutan adalah urusan orang itu, maka Insyaallah Medan pasti gak banjir. Jadi semuanya itu keterkaitannya sangat kuat. Bukan kita melepaskan tanggung jawab daerah, tapi tupoksinya masing-masing kan ada. Kenapa dibuat tupoksi seperti itu, karena pemerintah daerah punya keterbatasan. Sektor pendapatannya kan dibatasi oleh aturan, ” tukasnya.

BACA JUGA: Curah Hujan Tinggi, Kampung Aur Banjir Setinggi 1 Meter

BERIKAN BANTUAN

Selain melihat kondisi masyarakat, Salman juga membagikan bantuan berupa sembako kepada masyarakat. Ia mengatakan, bantuan ini merupakan program PKS yang sudah lama dilakukan.

“Itu kalau ada banjir di pinggiran sungai Deli itu kami selalu turun, baik itu diliput media atau tidak. Ada program PKS itu memberikan bantuan sedikit. Itu program sudah lama kita lakukan, setiap bajir kita turun,” tandasnya.

Masyarakat setempat, Syarif Tanjung mengaku senang Calon Wakil Wali Kota Medan hadir di tengah masyarakat yang ada di Kampung Aur. Ia berharap, jika Salman terpilih menjadi Wakil Wali Kota Medan, masyarakat yang tinggal di pinggiran Sungai Deli tidak di gusur.

“Ya kami berharap, janganlah di gusur. Kami meminta kalau bisa di tata lah lokasi ini, ” harapnya.

[AS]

 

 

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TVJangan lupa, like comment and Subscribe.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan