LPA Sumut, Minta Bawaslu Tindak Paslon Yang Kampanye Melibatkan Anak

  • Whatsapp
LPA Sumut, Minta Bawaslu Tindak Paslon Yang Kampanye Melibatkan Anak
Ketua Umum Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak (PA), Arist Merdeka Sirait didampingi Ketua LPA Sumut Muniruddin. (digtara.com/alfiansyah)

digtara.com – Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sumatera Utara (Sumut), meminta agar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menindak Pasangan Calon (Paslon) kepala daerah yang berkampanye melibatkan anak. Kampanye Melibatkan Anak

Ketua LPA Sumut, Muniruddin menegaskan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu agar mengawasi paslon kepala daerah khususnya di Sumut agar berkampanye tidak melibatkan anak dibawah umur karena itu merupakan tindakkan pidana.

“Terkhususnya dengan Bawaslu kita berharap bahwa Bawaslu jangan segan-segan kepada calon kepala daerah yang melanggar aturan main khususnya tindak pidana anak silahkan tindak tegas sesuai aturan yang ada dan apabila perlu di diskualifikasi langsung,” tuturnya kepada digtara.com, Kamis (29/10/2020).

Muat Lebih

Menurutnya, pemanfaatan anak di setiap pilkada kerap terjadi, namun hingga saat ini tidak ada tindakan tegas dari pihak terkait.

“Karena isu tentang pemanfaatan anak ini selalu terjadi di setiap pilkada, tapi tidak ada tindakan tegas sesuai aturan hukum. Kita ingin ada sebuah pelajaran yang berharga bagi calon kepala daerah yang melalakukan pemanfaatan anak sebagai icon kampanye,” ungkapnya.

Baca: Bawaslu Medan Terima Laporan Warga yang Terancam BPJSnya Dicabut Terkait Pilkada

Ia mengatakan, dalam visi misi paslon kepala daerah tidak pernah ada yang berfokus pada persoalan anak.

“Dalam visi misi nya tidak ada kaitannya dengan persoalan anak. Misalkan di visi misinya itu ada konsentrasinya masalah di bidang anak, dia misalkan mengunjungi salah satu tempat itu masih ada kaitannya, ini tidak ada kaitannya,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan