KPU Medan: Pelipat Surat Suara Tidak Diswab Tapi Wajib Taati Prokes

  • Whatsapp
KPU Medan: Pelipat Suara Tidak Diswab Tapi Wajib Taati Prokes
Chairi saat mengawasi penerapan protokol kesehatan kepada pelipat surat suara sebelum memasuki gedung Andromeda eks Polonia.

digtara.com – Kepala Sub Bagian Umum KPU Medan, Chairi mengatakan sebelumnya pelipat suara tidak melakukan Swab ataupun Rapid Test. Namun untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, KPU Medan memberlakukan protokol kesehatan. Pelipat Surat Suara

“Kalau dari regulasi tidak ada tes Swab. Hanya saja untuk tahap pencegahan dilakukan protokol kesehatan seperti cek suhu tubuh, cuci tangan, dan memakai masker,” jelasnya di gedung Andromeda eks Bandara Polonia, Medan, Selasa (17/11/2020).

Adapun dari pantauan digtara.com, terlihat setiap orang yang memasuki ruangan pelipatan suara terlebih dahulu dilakukan pengecekan suhu tubuh, penggunaan masker, hingga pemakaian hand sanitizer untuk membersihkan tangan.

Muat Lebih

Pelipat surat suara, sambung Chairi, hadir sekitar 125 – 130 orang.  70 persen pekerja sudah pernah menjadi pelipat suara sejak 2018.

Sedangkan lainnya diambil dari warga Medan sekitar kantor KPU Medan, daerah Medan Polonia, ataupun anjuran dari orang lain.

“Yang penting dia tidak tergabung dengan partai politik atau tim pemenangan dari Paslon di pilkada Medan 2020. Para lipat suara juga telah menandatangani surat pernyataan bahwa mereka tidak terjaring dari kandidat wali kota Medan,” jelasnya.

Untuk hari perdana ini, sebut Chairi, tiap satu orang melipat 1 kotak yang berisi 2.000 lembar surat suara. Sedangkan untuk empat hari ke depan, tiap orang melipat 4.000 lembar surat suara.

“Pelipatan suara akan dilakukan hari ini sampai 21 November 2020,” tutupnya.

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TVJangan lupa, like comment and Subscribe.

KPU Medan: Pelipat Surat Suara Tidak Diswab Tapi Wajib Taati Prokes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan