Coklit Serentak, KPU Medan Kunjungi Rumah Penyandang Disabilitas

Minggu, 19 Juli 2020 22:07
Pencoklitan di rumah Ketua Pertuni Sumut Khairul Batubara, penyandang disabilitas sensorik netra di Jalan Sei Blutu, Medan, Sabtu 18 Juli 2020. (istimewa)

digtara.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan bersama KPU dan Bawaslu Provinsi Sumatera Utara (Sumut) serta Bawaslu Kota Medan melakukan monitoring langsung ke rumah tokoh masyarakat penyandang disabilitas sensorik netra, yang dilakukan pencocokan dan penelitian (pencoklitan) oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Coklit Serentak, KPU Medan Kunjungi Rumah Penyandang Disabilitas

Rumah Ketua Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Sumut Khairul Batubara menjadi salah satu tujuan utama monitoring pencoklitan dalam Gerakan Coklit Serentak (GCS) Pemilihan Serentak 2020. KPU Kota Medan ingin memastikan bahwa pencoklitan bagi penyandang disabilitas dapat terlaksana dengan baik.

“KPU Kota Medan ingin memastikan dalam tahap pencoklitan pemutakhiran data pemilih ini, penyandang disabilitas dapat terdata dengan baik. Karena itu salah satu rumah tokoh penyandang disabilitas menjadi pilihan dalam gerakan coklit serentak hari ini,” kata Ketua KPU Kota Medan Agussyah Ramadani Damanik usai melakukan monitoring di Jalan Sei Belutu, Medan, Sabtu 18 Juli 2020.

Khairul dan istrinya Wagirawati adalah penyandang disabilitas netra. Khairul masih bisa berjalan tanpa membutuhkan alat bantu karena masih mampu melihat secara samar-samar, namun untuk membaca dirinya harus menggunakan huruf braile. Selama pemilihan baik pemilu maupun pilkada, dirinya dan keluarga selalu terdaftar.

Hanya saja alamat tempat tinggal mereka dengan alamat yang terdaftar di KTP elektronik dan Kartu Keluarga berbeda. Alamat tempat tinggal berada Kelurahan PB Selayang II, Medan Selayang, dan alamat di KTP elektronik di Kelurahan Babura Sunggal, Medan Sunggal.

Laman: 1 2

Berita Terkait