Bawaslu Medan Terima Laporan Warga yang Terancam BPJSnya Dicabut Terkait Pilkada

  • Whatsapp
Bawaslu Medan Terima Laporan Warga yang Terancam BPJSnya Dicabut Terkait Pilkada
Komisioner Bawaslu Medan, Taufiq Munthe saat diwawancara di depan kantor Bawaslu Medan (digtara.com/goklas wisely)

digtara.com – Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Medan telah menerima laporan warga yang terancam BPJS-nya dicabut bila tidak memilih paslon tertentu di Pilkada Medan 2020. Terancam BPJSnya Dicabut

Hal itu disampaikan Komisioner Bawaslu Medan, Taufiq Munthe kepada digtara.com, Selasa (27/10/2020).

Beliau mengatakan warga dari kecamatan Medan Barat baru saja siang tadi melaporkan acaman yang dirasakannya terkait dengan pilkada Medan.

Muat Lebih

“Memang ada warga yang melaporkan dari Medan Barat yang merasa ditakut-takuti bila mendukung PDI-P. Ia diancam akan dinonaktifkan BPJS-nya,” jelasnya.

Adapun berdasarkan lembar laporannya, peristiwa yang dituliskan oleh pelapor bernama Kaisem ini ialah adanya dugaan pemutusan BPJS dari pihak Partai Kesejahteraan Sosial (PKS). Dalam uraian peristiwa tersebut awal mulanya, Juli, datang ke rumahnya dan menjumpai anaknya.

Baca: Ngaku Diintimidasi Partai Politik, Warga ‘Serbu’ Kantor Bawaslu Medan

“Kemudian Juli tersebut menanyakan tentang spanduk yang berada di rumah saya. Ya kenapa itu spanduk dipasang dua-dua dan anak saya langsung menjawab kurang tahu dan kalau mau tanya sama mama saya. Kemudian, Juli bilang jika mendukung partai PDI-P maka BPJS-nya akan dinonaktifkan,” tulis Kaisem dalam laporan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

1 Komentar