Akhyar Tidak Mampu Bersinergi Dengan Pemeritah Pusat dan Provinsi

  • Whatsapp
Libatkan Mantan Napi Protap Dalam Tim Pemenangan, Pasangan Akhyar-Salman Dinilai Tak Berikan Contoh Baik
Sugiat Santoso. (Istimewa)

digtara.com – Selain penanganan covid-19, Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Akhyar Nasution juga dinilai gagal menyelesaikan persoalan banjir. Akhyar Tidak Mampu Bersinergi

Juru bicara tim pemenangan Bobby-Aulia Rachman, Sugiat Santoso menyebut Akhyar tidak memiliki kemampuan komunikasi yang baik dengan pemangku kebijakan dalam menangani banjir.

“Dalam menangani banjir, bukan persoalan individu, tapi ini persoalanan pemimpin yang tidak kolaboratif. Menangani banjir ini tidak bisa hanya seseorang yang seperti superman , nggak bisa,” kata Sugiat, Senin (21/9/2020).

Muat Lebih

Waketum DPP KNPI itu menambahkan, dalam menangani banjir, dibutuhkan seorang pemimpin yang mampu bersinergi dengan pemerintah pusat maupun provinsi. Sebab, dalam penanganan banjir, keberadaan sungai menjadi hal yang sangat vital.

Akibatnya, warga Medan merasakan dampak dari ketidakmampuan Akhyar dalam mengelola keberadaan sungai.

“Apalagi soal sungai, ini kan terbagi 3 penanganannya, ada yang dikelola Pusat, Provinsi sama kota. Tapi itu terletak di Kota Medan, dan masyarakat merasakan dampak dari salah kelola yang dilakuan Pemko Medan,” ujarnya.

Baca: Akhyar Tak Punya Konsep Tangani Covid-19

“Soal banjir, itukan problemnya sangat komplek. Daerah resapan air dari hulu sampai hilir kan sudah dibantai jadi pemukiman penduduk dan dijadikan properti,” lanjutnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan