PMII Sumut: Dia Pernah Diperiksa, KPK Harus Jelaskan Statusnya

Sabtu, 12 September 2020 17:16
Ketua PKC PMII Sumut, Azlansyah Hasibuan. (istimewa)

digtara.com – Pilkada Kabupaten Simalungun tahun 2020 kemungkinan besar akan diikuti 4 bakal pasangan calon (bapaslon). Hal itu terlihat setelah ditutupnya pendaftaran oleh KPU Simalungun, Minggu, 6 September 2020. PMII Sumut: Dia Pernah Diperiksa, KPK Harus Jelaskan Statusnya

Dari keempat bapaslon yang sudah mendaftar, salah satunya terdapat pasangan Mujahidin Nur Hasyim-Tuppak Siregar. Diketahui Mujahidin Nur Hasyim merupakan adik dari mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M Nazaruddin.

Mujahiddin mendaftar sebagai bakal calon (balon) Bupati Simalungun. Menanggapi itu, Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumut, Azlansyah Hasibuan angkat bicara.

Azlan mengatakan dirinya menghormati keputusan Mujahiddin maju menjadi balon Bupati Simalungun. Sebab, hal itu merupakan hak setiap warga negara.

Namun, ia meminta KPK RI untuk menjelaskan status Mujahiddin Nur Hasyim. Sebab, disampaikannya Mujahidin ditetapkan sebagai saksi dalam perkara suap terkait kerja sama di bidang pelayaran dan gratifikasi.

Laman: 1 2

Berita Terkait