6 Fakta Menarik Jelang PSU Labusel 24 April, Nomor 2 dan 5 Bikin Seru

  • Whatsapp
PSU Labusel
Pasangan calon Edimin-Ahmad Padli (atas) dan Pasangan Hasnah-Kholil (bawah) bersaing ketat merebut suara pada PSU Labusel (collage/digtara.com)

digtara.com – 23 Maret 2021, Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara (Sumut) di 16 TPS. MK menilai ada pelanggaran prinsip demokrasi dalam pemungutan suara di 16 TPS tersebut, yaitu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

“Mahkamah menilai telah terjadi pelanggaran proses pemilihan yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan khususnya proses penyelenggaraan yang harus berpedoman terhadap asas menegakkan azas jurdil maka mahkamah memerintahkan untuk dilakukan pemungutan suara ulang,” kata Ketua Majelis Anwar Usman dalam sidang yang disiarkan di chanel YouTube, Senin (23/3/2021).

Berikut beberapa fakta menarik jelang PSU pada 24 April 2021 itu yang dirangkum digtara.com:

Muat Lebih

1. Persaingan Dua Paslon dari Parpol

Pilkada Labusel pada Desember 2020 silam diikuti 5 pasangan calon (Paslon). Tiga Paslon dari jalur perseorangan, 2 jalur partai politik (Parpol).

Ternyata, para kandidat jalur perseorangan gagal bersaing dengan dua Paslon yang didukung partai.

Pasangan H Edimin-Ahmad Padli Tanjung mendaftarkan diri dengan dukungan dua partai politik, yakni PDI Perjuangan dan PKPI. Total kursi kedua partai tersebut di DPRD Labusel, 10 kursi, yakni PDI Perjuangan enam kursi dan PKPI empat kursi.

Sementara Paslon Hj Hasnah Harahap-Drs Kholil Jufri Harahap MM mendapat dukungan 7 partai koalisi yakni Perindo, PAN, PPP, Gerindra, PKS, Golkar dan PKB. Juga ada Nasdem dan Hanura.

2. Selisih 578 Suara

Pleno KPU Labusel menetapkan perolehan suara yakni nomor Urut 1, Nurdin Siregar, SST, Mm-Husni Rizal Siregar, SP memperoleh 8.110 suara. Kemudian Nomor Urut 2, H Edimin-Ahmad Padli Tanjung meraup 66.007 suara.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

1 Komentar