Minggu, 21 Juli 2024

Usai Didemo, RS Permata Bunda Medan Janji Segera Bayar Gaji dan BPJS Karyawan

- Selasa, 23 Februari 2021 08:44 WIB
Usai Didemo, RS Permata Bunda Medan Janji Segera Bayar Gaji dan BPJS Karyawan

digtara.com – Puluhan karyawan dan tenaga kesehatan (Nakes) menggelar aksi menuntut gaji 2 bulan dan BPJS Ketenagakerjaan 5 bulan yang belum dibayar oleh pihak RS Permata Bunda Medan, Selasa (23/2/2021).

Baca Juga:

Menanggapi hal itu, Humas RS Permata Bunda, Helmi berjanji bakal menyelesaikan perkara tersebut dalam 2 pekan ke depan.

“Tadi kami sudah nego sama pengurus, dalam dua Minggu ini akan kami selesaikan,” jelasnya kepada digtara.com melalui saluran telepon, Selasa (23/2/2021).

Ia pun menjelaskan alasan tidak dibayarkan karena situasi Covid-19 sehingga rumah sakit kesulitan menanggulangi biaya operasional.

“Nah kita masih bertahan, nanti kalau apa kita rangkai lagi supaya tidak terjadi lagi,” pungkasnya.

Salah seorang pegawai non medis, Hendri mengatakan ia telah berbincang dengan pihak pemilik RS Permata Bunda.

“Tadi katanya, untuk gaji Januari akan diberikan akhir Februari ini, artinya ada waktu 5 hari ke depan. Sementara untuk gaji Februari akan diberikan sebelum 15 Maret,” jelasnya.

Sebelumnya para Naker berunjuk rasa di RS permata Bunda Jalan Sisingamangaraja Medan. Doni salah seorang pengunjuk rasa menjelaskan tuntutannya agar gaji dua bulan ini untuk dibayarkan. Menurutnya ada sekitar 300 karyawan dari medis dan non medis yang terdampak.

“Jadi bagaimana nanti keluarga kami mau berobat? Kemudian jaminan ketenagakerjaan kami kenapa 5 bulan ini belum dibayarkan,” tuturnya.

“Kalau rumah sakit ini tidak bisa lagi, tolonglah dibayarkan biar itu menjadi modal. Kami hanya nuntut hak, bukan yang lain-lain,” tambahnya.

Dikatakannya, alasan pihak rumah sakit kepada mereka karena tidak ada uang. Namun ia berharap pihak management harus terus berusaha dan tidak menggantung nasib para nakes.

“Banyak kawan-kawan yang belum bayar sewa, bayar susu anak dll. Aktivitas di rumah sakit tetap seperti biasa. Pelayanan terhadap pasien tetap kami lakukan,” tutupnya.

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru