Tolak Dualisme Rektor, Mahasiswa Blokir Akses Masuk ke Kampus ITM

  • Whatsapp
Tolak Dualisme Rektor, Mahasiswa Blokir Akses Masuk ke Kampus ITM
Para mahasiswa membentangkan spanduk penolakan atas dualisme kepengurusan di ITM. (Digtara)

digtara.com – Ratusan mahasiswa Institut Teknologi Medan (ITM), menggelar aksi unjukrasa di depan kampus mereka di Jalan Gedung Arca, Kota Medan, Jumat (10/7/2020).

Dalam aksi unjukrasa tersebut, para mahasiswa membakar ban bekas. Mereka juga berorasi dan menutup akses masuk ke areal kampus.

Aksi unjukrasa ini merupakan buntut dari dualisme manajemen perguruan tinggi di ITM. Dualisme itu merupakan buntut dari dualisme kepengurusan Yayasan Dwi Warna, pemilik kampus tersebut.

Bacaan Lainnya

Di mana akibat dualisme itu, mahasiswa yang menjadi korban. Kehidupan demokrasi di kampus pun tak lagi berjalan karena kedua pengurus yayasan tidak melibatkan mahasiswa dalam membuat keputusan di kampus tersebut.

“Ini adalah gerakan moral yg timbul dari diri kita sendiri. Kami mahasiswa menuntut pihak yayasan menjumpai kami dan berdialog publik,” ucap Panji, salah seorang mahasiswa.

Mahasiswa lainnya, Alex mengatakan, aksi blokir akses masuk ke kampus ini sudah mereka gelar sejak Rabu, 8 Juli 2020 kemarin. Namun sampai hari ini tidak ada pengurus yayasan yang mau berdialog dengan mereka.

“Tidak ada pihak yayasan menjumpai kami, dibiarin aja seperti ini sampai sekarang,” tambahnya.

 

Tolak Dualisme Rektor, Mahasiswa Blokir Akses Masuk ke Kampus ITM
Para mahasiswa menggelar aksi bakar ban di depan pintu masuk kampus ITM. Mereka memblokir akses masuk sampai pengurus yayasan bersedia berdialog dengan mereka. (digtara)

 

Alex juga menjelaskan, semenjak terjadinya dualisme kepemimpinan, banyak staf pengajar mengundurkan diri dan terjadi rangkap jabatan diantara staf pengajar.

“Selama ini staf pengajar banyak yang merangkap jabatan, kadang jadi ketua pembina, tiba-tiba jadi ketua yayasan, ada yang jadi kepala jurusan. Ini kan membingungkan dan merugikan kita sebagai mahasiswa,” sambungnya.

DIKAWAL KETAT

Aksi unjukrasa ratusan mahasiswa ITM ini sendiri mendapat pengawalan ketat dari pihak Polisi. Apalagi aksi para mahasiswa memicu kemacetan arus lalulintas di depan kampus tersebut.

Rencananya para mahasiswa akan terus menggelar aksi unjukrasa dan memblokir akses masuk ke kampus ITM. Mereka baru akan berhenti jika pengurus yayasan mau berdialog dengan mereka dan menghentikan dualisme kepengurusan di kampus tersebut.

[MAG1/AS]

 

 

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TVJangan lupa, like comment and Subscribe.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan