Ternyata, Sebelum Tewas di Sungai Bingei Mahasiswi Asahan Sempat Disuruh Putar Balik oleh Petugas Penyekatan

Minggu, 12 September 2021 14:03
istimewa
Mahasiswi Asahan dievakuasi tim SAR

digtara.com – Seorang mahasiswi asal Kabupaten Asahan, Khirunnisa Alhady Hasibuan (21) meninggal setelah hanyut terbawa arus Sungai Sei Berte, Desa Rumah Galuh, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, Sabtu (11/9/221) kemarin sekitar pukul 15.00 WIB. Ternyata warga Sentang Kisaran Timur, Kabupaten Asahan itu sempat disuruh putar balik oleh petugas penyekatan

Kabbag Humas Polres Binjai, AKP Siswanto Ginting, Minggu (12/9/21) mengungkap kronologi awal hingga akhirnya korban meninggal.

Baca: Hanyut di Sungai Bingei Langkat, Mahasiswi Asal Kisaran Ditemukan Meninggal Dunia

Dijelaskannya, korban berangkat dari kostnya di kawasan Sunggal Medan dengan mengendarai dua unit sepeda motor.

Saat tiba di lokasi penyekatan di Desa Eplasmen Kwala Mencirim, Kecamatan Sei Bingei, personil pos penyekatan wisata, korban dan temannya disuruh putar balik arah ke Medan. Petugas meminta agar tidak melanjutkan perjalanan karena masih dalam masa PPKM.

Menyamar Sebagai Warga Lokal

Namun korban bersama temannya kemudian menghubungi pemandu wisata bernama Timotius PA yang sudah dikenalnya melalui medsos.

Selanjutnya Timotius PA bersama temannya, menjemput korban dengan cara dibonceng menyamar sebagai warga lokal agar bisa melewati Pos Penyekatan.

Akhirnya, korban bersama 3 rekannya sampai ke Sungai Sei Berte, Desa Rumah Galuh, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat.

Saat sedang asyik bermain, tiba-tiba air sungai naik dan meluap hingga ketinggian 1 meter melebihi pinggiran sungai.

Laman: 1 2

Berita Terkait