Solar Langka, Nelayan di Aceh tak Melaut

Kamis, 17 Oktober 2019 18:03

digtara.com | LHOKSEUMAWE – Nelayan di Kota Lhokseumawe, Aceh, sudah sebulan tak melaut. Itu karena mereka tidak mendapatkan bahan bakar untuk kapal-kapal mereka, setelah langkanya solar di kawasan itu.

Akibatnya puluhan kapal ikan milik nelayan bersandar di TPI Pusong, Kota Lhokseumawe. Suasana yang sepi dan hanya terlihat beberapa nelayan yang sedang memperbaiki kapal. (Kamis /17/10/19).

Ali Mucktar, salah seorang nelayan mengatakan, sudah satu bulan ribuan nelayan menganggur di Kota Lhokseumawe. Semua disebabkan karena bahan bakar solar sulit didapatkan dan membuat aktivitas nelayan untuk mencari rezeki terkenala.

“Kami sudah sebulan tidak melaut, bagaimana mau melaut, minyak solar untuk bahan bakar kapal saja sulit kita dapat,”Kata Ali.

Selain Muktar, sejumlah nelayan memilih untuk mencari ikan menggunakan sampan dan hanya di pesisir pantai Kota Lhokseumawe.

“Ada juga yang cari ikan, tapi enggak pergi jauh-jauh. Cuma di pesisir pantai saja naik boat sampan, itu pun ikannya kecil-kecil dan sedikit,”tambah Ali.

Ali menceritkan, jika pun mereka harus memakai minyak industri maka pengeluaran tidak akan sesuai dengan pendapatan yang diperoleh. Mengingat hasil melaut juga sangat minim, dan ini yang membuat para nelayan terpaksa menunggu solar bersubsidi tersedia lagi.

“Kami orang bawah ini sangat berharap kepada pemerintah supaya meninjau dan melihat langsung kondisi dan keluh kesah nelayan di lapangan. Sehingga kehidupan nelayan bisa normal dan layak seperti biasanya,” tutup Ali.

[AS]

Berita Terkait