Senggol Truk Tangki dan Masuk Jurang, Pengendara Sepmor di Kupang Tewas

masuk jurang
Korban meninggal dunia akibat kecelakaan (ilo/digtara)

digtara.com – Banoet (21), pengendara sepeda motor (Sepmor) honda beat nomor polisi DH 4038 AG tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya menyenggol truk tangki air dan masuk jurang.

Warga Kampung SoE, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang ini sempat dilarikan ke rumah sakit boromeus Kelurahan Belo, Kota Kupang.

Peristiwa kecelakaan terjadi pada Jumat (30/4/2021) pagi di Jalan Jalur 40 dekat jembatan kelurahan Fatukoa, kecamatan Maulafa, kota Kupang. Korban yang tidak memakai helm dan tidak memiliki SIM mengendari Honda beat nomor polisi DH 4038 HG melaju dengan kecepatan tinggi melaju melawan arus.

Muat Lebih

“Penyebab kecelakaan karena pengendara sepeda motor honda beat lawan arus,” ujar Kasat Lantas Polres Kupang Kota, AKP Andry Aryansyah, SIK saat dikonfirmasi Jumat (30/4/2021).

Honda beat yang dikendari korban bergerak dari arah cabang jalur 40 Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa dengan tujuan ke arah Perumahan Manulai II dengan kecepatan tinggi dan melawan arus/salah jalur.

Sedangkan pengemudi mobil truk tangki air Lukas Mone Tari (22), warga RT 18/RW 06, kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.
bergerak dari arah perumahan Manulai II, Kecamatan Alak dengan tujuan ke arah cabang jalur 40 Kelurahan Sikumana.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

1 Komentar