Rumah Kos di Kota Kupang Hangus Terbakar

  • Whatsapp

digtara.com | KUPANG – Kebakaran rumah terjadi di RT 001/ RW 001 Kelurahan Oepura Kecamatan Maulafa Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (25/10/2019).
Dua buah bangunan yang digunakan sebagai tempat kost dan rumah induk di Kelurahan Oepura Kecamatan Maulafa Kota Kupang hangus terbakar.

Sebagian penghuni kos pada bangunan tersebut berlarian untuk memadamkan api, sebagian lainnya sedang berlibur ke kampung halaman dan juga masih melakukan aktivitas perkuliahan.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemda Kota Kupang dikerahkan untuk memadamkan api sementara enam unit tangki air milik warga juga membantu dalam proses pemadaman api tersebut.

Muat Lebih

“Barang berharga seperti Ijazah, laptop dan juga dokumen-dokumen tugas kampus saya ikut tebakar,” ujar Vonny Napu (23), salah seorang penghuni kos.

Sambil menangis, Vonny yang ditemui dilokasi kejadian mengatakan tak hanya dokumen-dokumen penting saja tetapi satu unit sepeda motor milik saudaranya juga ikut terbakar.

“Sepeda motor tersebut merupakan milik kakak saya yang saya gunakan pada saat sidang sinode GMIT di gereja Paulus Naikoten I,” ujarnya sambil meratapi kejadian yang dialaminya.

Sementara, Jems Anin (25) salah satu penghuni kos menuturkan Ia dan juga beberapa penghuni lainnya sedang tidur, tak lama sekitar pukul 14.00 wita, Ia bangun dan melihat asap sudah memenuhi bangunan kos tersebut.

“Asap sudah banyak, kobaran api muncul dari bagian gudang kos-kosan,” Ucapnya.
Jems mengatakan pertama kali api mulai membakar pada bagian gudang yang ada dikos tersebut. “Di gudang tersebut banyak disimpan kertas-kertas yang tidak dipakai,” tmbahnya.

Pihak kepolisian dari Mapolsek Maulafa juga telah tiba dilokasi kejadian, selanjutnya dilakukan pengaman dan meminta keterangan dari penghuni kos dan warga sekitar.
Kapolsek Maulafa Kompol Margaritha Sulabessi, S.Sos yang dikonfirmasi mengaku kalau pihaknya masih mendalami kasus ini.

“Kerugian mencapai ratusan juta dan beruntung tidak ada korban jiwa. Kita dalami asal apinya serta penyebab kebakaran tersebut,” ujar mantan Kapolsek Alak Polres Kupang Kota ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan