Postingan Berujung Proses Hukum, PNS Poltek Kupang Siap Disidangkan

Selasa, 07 Juli 2020 17:56
digtara.com/imanuel lodja
Tersangka Stefanus Jefons, ST alias Kang Asep (54) (kemeja biru dan topi hitam) saat diserahkan ke Kejaksaan.

digtara.com – Tersangka kasus pencemaran nama baik melalui media sosial Facebook, Stefanus Jefons, ST alias Kang Asep (54) diserahkan ke Kejaksaan Negeri Kota Kupang untuk proses hukum lebih lanjut. Postingan Berujung Proses Hukum

Tersangka yang juga PNS pada Politeknik Negeri (Poltek) Kupang diserahkan penyidik Subdit V/Cyber crime Dit Reskrimsus Polda NTT, Selasa (7/7/2020). Turut diserahkan barang bukti berupa handphone, screenshoot dan berkas perkara kepada jaksa.

“Oleh jaksa, berkasnya sudah P21 sehingga kita limpahkan ke kejaksaan,” tandas Direktur Reskrimum Polda NTT, Kombes Pol Yudi AB Sinlaeloe, SIK di Mapolda NTT, Selasa (7/7/2020).

Tersangka pun siap menjalani sidang pada pekan depan sesuai agenda yang ada.

“Saya siap menjalani sidang sesuai jadwal yang ada,” ujar Kang Asep saat diserahkan ke kejaksaan.

Berawal dari Postingan di Facebook

Tersangka tersangkut hukum gara-gara postingan di laman facebook miliknya. Dia menyinggung mantan orang nomor satu di jajaran Polsek Maulafa, Kompol Margaritha R Sulabesi (52).

Tersangka yang juga warga Jalan Kedondong Kelurahan Oeba, Kecamatan Kota Lama itu, diduga telah melakukan penghinaan dan mencemarkan nama baik Margarith yang saat itu menjabat sebagai Kapolsek.

Baca: Unggahan di Facebook Singgung Kapolsek, Seorang PNS Dipolisikan

Tak senang, Kompol Margarita melaporkan Kang Asep ke polisi sesuai laporan polisi nomor LP/B/237/Res.1.24/VII/2019/SPKT tanggal 11 Juli 2019.

Laman: 1 2

Berita Terkait