Kisah Atlet Jabar Asal Papua: Sejak Kecil Sebatangkara, Kembali ke Tanah Kelahiran karena PON

Sabtu, 16 Oktober 2021 09:24
ist
Atlet Jabar yang keluar dari Papua sejak kecil akhirnya bisa kembali ke tanah kelahiran karena PON

digtara.com – PON Papua sudah berlalu, namun masih menyisakan kisah menarik. Salah satunya kisah Yokison Kogoya, salah satu atlet Bola Tangan (Handball) yang memperkuat Jawa Barat (Jabar).

Yokison dilahirkan di Puncak Jaya, Papua pada tahun 1999. Namun ironisnya, pria (20) tahun itu, semenjak ia kecil sudah meninggalkan tanah kelahiran. Ia juga ditinggalkan oleh kedua orang tuanya dan bahkan tidak mengingat wajah kedua orang tuanya.

“PON membawa saya bisa datang ke sini (papua) tanah kelahiran saya,” ujar Kogoya saat jumpa pers bersama awak media di Venue Handbal awal pekan lalu.

Tapi kembalinya ia ke Papua setelah serangkaian cerita duka. Pada usia 8 tahun atau sekira tahun 2007, kedua orangtuanya meninggalkannya. Beruntung Yayasan Bala Keselamatan Bandung, mengasuh dan membesarkannya hingga kini.

“Sejak saya diasuh oleh yayasan, saya mulai bersekolah di SD Bala Keselamatan, hingga saat ini bisa kuliah di Universitas Pendidikan Indonesia Bandung,” Kisahnya.

PON 2021 membawanya kembali ke tanah kelahiran sejak dia diboyong oleh yayasan ke Jabar. Kehadirannya di Papua untuk membela Tim Jabar dalam Pertandingan cabang olahraga bola tangan PON XX.

Sejak kecil, dirinya sudah memiliki cita-cita untuk menjadi atlet nasional. Hal itu didasari pada kecintaannya terhadap olahraga.

Sejak remaja ia kerap mengikuti kompetisi olahraga, mulai dari gulat hingga futsal. Terakhir, ia menekuni bola tangan.

Yokison mulai mengenal bola tangan (handball) saat duduk di bangku SMA. Di sekolahnya, handball merupakan salah satu ekstra kurikuler.

“Saya diajak bergabung dengan tim, kemudian saya diboyong ke Tim kota Bandung, dari bandung kemudian ke Tim Provinsi Jawa Barat. Sejak 2019 ikut kualifikasi sampai sekarang ikut PON,” terangnya.

Rindu Keluarga dan Tanah Kelahiran

Laman: 1 2

Berita Terkait