Kapal Bantuan KKP Terbakar di Sumba Timur, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

Kapal terbakar
Kapal bantuan KKP terbakar di Sumba Timur (imanuel lodja/digtara)

digtara.com – Kapal motor Jaya Samudera 73 yang merupakan bantuan Kementerian Perikanan dan Kelautan (KKP) RI terbakar, Jumat (19/2/2021) petang. Kapal terbakar di Dermaga Feri Pos AL, Waingapu, Kelurahan Temu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur.

Kapal KM Jaya Samudera 73 GT 20 PK merupakan kapal bantuan dari KKP untuk Kecamatan Kanatang yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa BUMDes Kecamatan Kanatang.

BUMDes bersama Kanatang Jaya diantaranya Desa Kuta, Desa Ndapayami, Desa Mondu dan Desa Hambaraing yang diserahkan oleh Bupati Kabupaten Sumba Timur Drs Gidion Mbiliyora, MSi kepada Kepala Desa Kuta Hans Hamba Wulu pada tahun 2016.

Muat Lebih

Saksi Agustinus Randa (44), warga Parunu RT 06/RW 03, Kelurahan Temu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur mengaku ditelepon oleh Dony yang tinggal di Paha Mburu Wai (Tempat Ketinggian) Kelurahan Temu, Keamatan Kantang.

Dony mengabarkan kalau dari arah Pos AL ada kepulan asap hitam yang diduga ada yang terbakar.

Agustinus dan anaknya menggunakan motor pergi ke arah kepulan asap hitam tersebut dan ternyata kepulan asap hitam tersebut dari arah pelabuhan.

Di gerbang pelabuhan ia melihat asap hitam dan kobaran api yang besar dari arah kapal yang parkir di pelabuhan.
Saat mendekat, terdengar bunyi ledakan.

Agustinus menghubungi Yakobus Ndahamanu menyampaikan kebakaran kapal milik BUMDes. Warga berdatangan namun tidak berani mendekat karena kuatir kapal meledak. Ia pun melaporkan peristiwa itu ke Leny Yaku Danga selaku Ketua BUMDes.

Polres Sumba Timur dipimpin oleh Kabag Ops Polres Sumba Timur AKP Leonardus Leu Kasat Intelkam Polres Sumba Timur Ipsa Suparjo bersama anggota Sat Intelkam dan piket SPKT ke lokasi dan dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Polisi menghubungi mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Timur untuk membantu pemadaman api.

“Penyebab kebakaran belum dapat dipastikan karena pada saat kejadian pengelola kapal tidak berada di lokasi,” ujar Kapolres Sumba Timur, AKBP Handrio Wicaksono, SIK, Sabtu (20/2/2021).

“Berdasarkan keterangan dari pihak pengelola, kerugian akibat kebakaran tersebut sekitar Rp1 Miliar,” tambahnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa terbakarnya Kapal KM Jaya Samudera 73 GT 20 PK ini. Namun sebuah perahu nelayan milik Hengki Pajaru Ngadu Djawa (31), warga Kelurahan Temu yang diikat di samping kapal itu, ikut terbakar. Kerugian Hengki ditaksir Rp25 juta.

Kapal dari KKP Tahun 2017

Ketua BUMDes Bersama Kanatang Jaya, Leny Yaku Danga (37) mengaku kalau kapal yang diterimanya dari Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Desember 2018 lalu sempat beroperasi dengan anggaran operasional Rp 15.000.000. Namun pihaknya tidak mengoperasikannya lagi karena anggaran operasional terlalu besar.

Kapal diparkir di wilayah Desa Mondu dan dipindahkan ke wilayah Desa Kuta. Karena cuaca buruk saat itu kapal sempat tehanyut karena tali kapal putus, kemudian warga mengejar kapal tersebut bersama nelayan setempat dan berhasil dipindahkan kembali ke Desa Mondu.

Januari 2021 kapal tersebut dipindahkan ke samping pelabuhan feri yang dikendalikn oleh Kapten Hasim Salim.

Kapal baru 1 kali beroperasi dan karena diperlukan anggaran operasional yang cukup besar maka untuk sementara kapal diparkir saja.

Ia juga belum bisa memastikan penyebab kebakaran karena pada saat kejadian, pihak BUMDes sebagai pengelola kapal tidak berada di tempat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan