Dua Pekerja Tewas di Tanjungmorawa, Ini Penjelasan PGN

Jumat, 27 Mei 2022 22:33
ist
Petugas Damkar mengevakuasi korban yang diduga keracunan di gorong-gorong

digtara.com – Perusahan Gas Negara (PGN) Medan angkat bicara terkait meninggalnya dua pekerja perusahaan BUMN tersebut, Jumat (27/5/2022) siang.

Area Head PGN Medan Saeful Hadi menjelaskan, insiden itu terjadi pada pukul 11.05 WIB di lokasi bak valve No.140, Jembatan Sei Belumai, Tanjung Morawa, Medan.

Saat itu ada pekerjaan penggantian valve oleh pekerja di dalam bak valve (keran pengontrol aliran gas) yang dilewati jalur pipa gas tekanan menengah yang mengalami gangguan.

Berdasarkan laporan dari lapangan, insiden terjadi pada saat pekerja PGN sesuai prosedur melaksanakan perawatan kehandalan jaringan distribusi.

Pelaksanaan pekerjaan dilakukan oleh team operation and maintenance PGN Area Medan.

Dari pemantauan awal, kondisi gangguan di dalam gorong-gorong mengakibatkan kadar oksigen semakin menipis.

Mengingat urgensi perbaikan, kedua korban berupaya memastikan kondisi. Namun sayangnya, yang bersangkutan kehilangan kesadaran karena kekurangan oksigen.

Mengetahui insiden tersebut, tim PGN yang lain segera melakukan evakuasi dibantu Petugas Pemadam Kebakaran.

“Dalam kondisi lokasi yang berbahaya dan kadar oksigen yang semakin tipis, yang bersangkutan kehilangan kesadaran,” ujar Saeful.

“Kami memohon maaf atas insiden ini dan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya, semoga korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” lanjut Saeful.

Bagi PGN, insiden ini terjadi di lingkungan Subholding Gas setelah melalui 382.829.365 jam kerja aman.

Hal ini, jelas Saeful, tentu menjadi evaluasi dalam melaksanakan tindakan preventif maupun pengelolaan risiko terkait keselamatan, keamanan, dan kesehatan kerja.

Laman: 1 2

Berita Terkait