Diduga Karena Air Keruh, Ratusan Ikan Mati Mendadak di Danau Toba

  • Whatsapp
Diduga Karena Air Keruh, Ratusan Ikan Mati Mendadak di Danau Toba
Ratusan ton ikan mati mendadak di Danau Toba sejak 20 Oktober 2020. Diduga, diakibatkan kencangnya angin dan putaran di bawah yang mengakibatkan air keruh. (istimewa)

digtara.com – Ratusan ton ikan mati mendadak di kawasan Kelurahan Si Ogung-Ogung, Tanjung Bunga, Pangururan, Kabupaten Samosir sejak Selasa (20/10/2020). Diduga Karena Air Keruh, Ratusan Ikan Mati Mendadak di Danau Toba

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan  Kabupaten Samosir, Viktor Sitinjak kepada wartawan menjelaskan jika ikan-ikan itu mati karena diakibatkan angin kencang dan air keruh.

“Akibat angin kencang sehingga ada putaran air di bawah danau. Akibatnya air keruh naik keatas  menerjang ikan di keramba membuat ikan susah bernafas karena kekurangan oksigen,” kata Viktor, Minggu (25/10/2020).

Muat Lebih

Menurut Viktor, saat ini pihaknya sudah mendata ada kurang lebih 100 ton ikan yang mati dengan jumlah pemilik 39 Kepala Keluarga (KK).

Ia juga telah berkoordinaso dengan pihak Kecamatan Pangururan terkait rencana penguburan ikan-ikan yang mati itu.

“Ini sedang mencari solusinya saat diangkut truk agar dilapisi plastik supaya air yang terbawa ikan busuk tidak tercecer di jalan dan tidak menimbulkan bau busuk. Jadi pertama, ikan mati dimasukkan ke karung baru di kumpul di tempat tepi pantai mempermudah alat untuk mengangkat dan memasukkan ke truk untuk diangkut,” jelasnya.

Untuk ikan yang masih hidup, Viktor menyebut jika saat ini ikan itu sudah digeser ke tengah danau yang lebih dalam. “Solusi sementara ikan yang masih hidup di keramba digeser ke tengah danau yang airnya lebih dalam,” ucapnya.

[ya]  Diduga Karena Air Keruh, Ratusan Ikan Mati Mendadak di Danau Toba

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TVJangan lupa, like comment and Subscribe.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

1 Komentar