Diduga Ada Kecurangan Dalam Tahapan Penetapan Cakades, Warga Selayang Datangi Kantor PMD

Selasa, 10 Mei 2022 18:38
ist

digtara.com – Puluhan warga Desa Selayang, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat melakukan aksi damai di Kantor Dinas PMD Langkat, di Stabat, Selasa (10/5/22).

Kedatangan puluhan masa ini lantaran diduga adanya kecurangan yang dilakukan oleh pihak seleksi Cakades tingkat Kabupaten.

Hal itu diketahui dari beberapa sumber Bacalon Kades yang kalah akibat diduga adanya permainan politik atau interpensi dari orang – orang yang memiliki kepentingan sehingga diduga terjadinya kecurangan.

Dua orang Bacalon Kades di Desa Selayang Zainuddin dan Rismawati mengatakan, ujian tes tertulis kemampuan dasar (TKD) yang dilaksanakan panitia di tingkat Kabupaten Langkat selama 2 hari (2 gelombang) tertanggal 21-22 Mei 2022 kemarin, dan tes wawancara selama 2 hari (2 gelombang) tertanggal 25-26 April 2022, diduga hanya sebatas seremonial saja.

“Saya kurang percaya, hasil nilai tes tulis dan nilai wawancara yang dilaksanakan panitia di tingkat Kabupaten Langkat, syarat akan kepentingan penguasa dan politik. Nilai ujian tes tertulis (TKD) dan wawancara itu diduga tidak benar,” ungkap Zainuddin Panggabean, selaku Bacalon Kades di Desa Selayang yang kalah dalam seleksi di tingkat Kabupaten Langkat.

Hal senada juga dikatakan Hj. Rismawati, S.Pd, yang juga Bacalon Kades di Desa Selayang, menurutnya dalam proses tahapan Pilkades dari hasil tes ujian kemampuan tertulis dan ujian wawancara diduga syarat dengan kecurangan.

“Kami berdua sebagai Bacalon Kades yang tidak lulus seleksi berani menantang jika dilaksanakan ujian kembali secara terbuka dan transparan, agar semuanya dapat dipertanggungjawabkan dan tidak ada kepentingan politik,” ungkap keduanya, Selasa (10/5/22).

Di Desa Selayang, Kecamatan Selesai terdapat 8 bakal calon Kades yang mendaftar, diantaranya atas nama Suharto (Balon Kades incumbent/petahan), Muhammad Amin, Octanina Sari Sijabat, Sp, M.Pgr, Martin Lutet Sotar D Hutagalung, Drs. Abdul Haris, Lismawati, Usaha Girsang S. STP, dan Zainuddin.

Bahkan menurut seorang warga, Rahman Nainggolan mengatakan, dari hasil nilai yang dibacakan oleh panitia Pilkades di Desa Selayang, terlihat adanya dugaan permainan hasil nilai tes ujian.

“Mustahil jika seorang berpendidikan dengan titel S2 bisa kalah nilainya dengan seorang yang hanya tamatan SMA dan SMP. Kami menduga panitia ditingkat Kabupaten Langkat melakukan kecurangan, mengapa hasil perolehan nilai hasil tes ujian para Balon Kades sudah bocor duluan atau diketahui orang banyak, terkait siapa yang lulus dan belum lulus, padahal surat hasil tes ujian belum dibuka di tingkat desa, kami minta pemilihan di desa kami di tunda dulu,” pinta Rahman Nainggolan yang turut hadir dalam aksi damai tersebut.

Sementara itu Kabid Pemdes Dinas PMD Kabupaten Langkat Sopiyan Ardi yang menerima perwakilan masyarakat saat itu menyarankan agar masyarakat menanyakan kepada bidang masing – masing dalam seleksi bakal calon seperti masalah kesehatan dapat menanyakan kepada pihak rumah sakit dan begitu seterusnya.

“Coba tanyakan langsung kepada yang menangani khusus masalah ini. Mungkin mereka dapat menjawabnya,” ujarnya.

Berita Terkait