Cegah Virus Korona, PT KAI Divre I Sumut Semprot Cairan Disinfektan ke Gerbong Kereta

Minggu, 22 Maret 2020 10:00
Pihak Managemen PT KAI Drive I Sumut membagikan masker, semprot gerbong dan sediakan cairan anti bakteri untuk mencegah penyebaran virus korona. Minggu, (22/3/2020) Medan, Sumatera Utara.

digtara.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumut melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke seluruh gerbong kereta api. Penyemprotan dilakukan sebagai langkah untuk cegah virus korona (COVID-19).

Vice President PT KAI Divre I Sumut, Daniel Johannes Hutabarat mengatakan, penyemprotan disinfektan tersebut tidak hanya dilakukan untuk rangkaian gerbong kereta api saja, tetapi juga seluruh lokasi yang ada di stasiun.

“Tidak hanya di Divre I Sumut saja, penyemprotan disinfektan juga dilakukan di seluruh wilayah kerja kita,” ujarnya, Minggu (22/3/2020).

Langkah lain menurut Daniel dalam men cegah virus korona tersebut yakni dengan membagikan masker kepada penumpang, menyediakan cairan pencuci tangan serta menyediakan wastafel portabel.

“Penyemprotan rutin dilakukan setiap hari,” ungkapnya.

Pihak managemen juga rutin melakukan sosialisasi kepada penumpang seperti membagikan brosur tentang cara pencegahan virus korona COVID-19.

Pencegahan penyebaran virus dilakukan pihak Managemen tidak hanya dilakukan di bagian dalam kereta api, tetapi juga mengecek suhu penumpang.

Hal ini sudah diterapkan baik di Stasiun Medan, Stasiun KA Bandara Medan dan Stasiun KA Bandara Kualanamu.

“Jadi kalau suhu penumpang 38 derajat celcius atau lebih, kita melarang penumpang melanjutkan perjalanan dan bea tiket penumpang tersebut akan dikembalikan secara penuh,” Ucap Daniel.

 

 

Sebelumnya, PT Railink telah melakukan penyesuaian jadwal kereta api bandara untuk wilayah Jakarta dan Medan.

Hal ini dilakuan dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus korona (Covid-19).

Humas PT Railink, Diah Suryandari mengatakan, penyesuaian jadwal KA Bandara dilakukan pada periode 19-31 Maret 2020.

“Penyesuaian jadwal sementara ini kami lakukan sebagai salah satu langkah antisipasi pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19). Kebijakan ini juga mendukung imbauan pemerintah terkait Social Distancing,”sebut Diah kepada digtara.com, Sabtu (21/3/2020).

 

Berita Terkait