Bentrok TNI vs Masyarakat di Deli Serdang, BEM Nusantara Minta Panglima TNI Copot Pangdam I/BB

Rabu, 05 Januari 2022 19:41

digtara.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara meminta panglima TNI mencopot Pangdam I/BB pasca bentrok antara TNI dengan masyarakat di Kecamatan Pantai Labu Deli Serdang.

Peristiwa itu membuat hilangnya semboyan TNI bersama rakyat, ataupun slogan dari panglima TNI mengatakan TNI adalah kita, yang bisa di artikan tidak ada jarak antara TNI dan juga masyarakat.

“Kenyataannya hari ini TNI itu sendiri bentrok dengan masyarakat sampai ada yang menjadi korban di saat kejadian tersebut, itu membuktikan bahwa TNI sudah jauh dari jalur perjuangan bersama rakyat,” tutur Sekjen BEM Nusantara Pusat M Julianda Arisha, Rabu (5/1/2021).

Ia sangat mengapresiasi panglima TNI yang selalu melakukan cara-cara persuasif dalam penyelesaian segala permasalahan.

Namun hari ini bentrok TNI dengan masyarakat terjadi di Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara, terkait kepemilikan lahan sawah.

Puskopad ingin merebut tanah yang menurut masyarakat merupakan peninggalan kakek mereka yang dijadikan lahan sawah untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Artinya disini kami melihat ada perbedaan pendapat terkait kepemilikan tanah tersebut. Kami sangat berharap slogan TNI bersama rakyat itu kembali hadir. Seharusnya mengedepankan pendekatan persuasif terhadap masyarakat dan menjalankan sesuai aturan yang ada, disitu ada kepala desa ada kecamatan yang seharusnya disitu lah landasan TNI untuk bergerak dalam penyelesaian kepemilikan sawah tersebut, ” tutur Julianda.

Laman: 1 2

Berita Terkait